PT.INDO WINMEDIA GRUP
SITUS WEB PORTAL/PLAFORM DIGITAL

Berakhir Maret 2021, Nasib KPID Gorontalo Simpang siur.

0

WINNET.ID – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Gorontalo meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo tidak membiarkan kekosongan pengurus di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) karena masa baktinya telah habis. 

KPID Gorontalo sebenarnya berharap bahwa secara ideal seleksi KPID dapat dilakukan tepat waktu, sehingga sebelum berakhir masa penugasan KPID saat ini, sudah terpilih anggota KPID untuk periode selanjutnya. Apabila proses pemilihan KPID belum berjalan, maka KPID meminta Pemprov dan DPRD dapat memperpanjang masa jabatan KPID saat ini, untuk menghindari terhambatnya fungsi pengawasan penyiaran di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Komisioner KPID Provinsi Gorontalo, Adrian saat melakukan pertemuan dengan Jajaran Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Senin(08/2/2021).

Menurut Adrian, tugas dan fungsi KPID sangat vital karena menyangkut pengawasan penyiaran pada umumnya. Selain itu, ada tugas lain KPID terkait pemberian rekomendasi perpanjangan izin penyiaran dan literasi media untuk masyarakat.

“Literasi ini menjadi catatan utama karena KPID berkewajiban memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mampu memilih dan memanfaatkan media dengan baik dan benar. Dan proses literasi itu harus dilakukan secara berkesinambungan, tidak boleh berhenti,” paparnya.

Jika memang perangkat untuk proses rekruitmen KPID belum siap, lanjut Adrian, hal ini menjadi pertimbangan untuk memperpanjang masa jabatan KPID yang akan selesai.

“Proses perpanjangan bagi pengurus KPID menjadi opsi ketika perangkat untuk menyeleksi KPID selanjutnya belum siap,” ujar Adrian.

Menurut Adrian , proses perpanjangan menjadi pilihan utama ketika proses seleksi KPID baru belum siap. Perpanjangan ini sudah diatur dalam Peraturan KPI No.1 tahun 2014 tentang Kelembagaan Pasal 27 poin 4 yang berbunyi jika proses pemilihan dan penetapan Anggota KPID di DPRD Provinsi tidak selesai pada waktunya, maka untuk menghindari adanya kekosongan jabatan Anggota KPID berikutnya meminta Gubernur dengan tembusan kepada DPRD Provinsi untuk memperpanjang masa jabatan.

“Jangka waktu perpanjangan masa jabatan Anggota KPID adalah sampai terpilihnya Anggota KPID masa jabatan berikutnya, waktu satu bulan untuk melakukan pemilihan sangat sempit ditambah lagi anggaran untuk proses seleksi apakah sudah tersedia,” tuturnya.

Perpanjangan masa jabatan KPID menjadi pilihan terbaik agar tidak terjadi kekosongan jabatan sembari mempersiapkan proses rekruitmen KPID berikutnya.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo AW Thalib mengatakan pihaknya memiliki perhatian besar terhadap keberadaan KPID, apalagi dimasa pandemi ini, KPID Provinsi Gorontalo di tahun 2020 hanya mampu menerima insentif sampai bulan juni saja, untuk tahun 2021 belum bisa di pastikan berapa besar dana hibah yang akan di kucurkan.

“KPID telah melakukan banyak hal dan kami mendukungnya,” tegasnya.

Kepada Winnet.id Ia menambahkan, untuk langkah-langkah yang akan di tempuh kami akan mengundang OPD terkait untuk membicarakan hal tersebut, sehingga menghasilkan kesepakatan demi Kinerja KPID.

Pewarta ; Septiana

Leave A Reply

Your email address will not be published.