PARLEMEN

Deprov Terima Masa Aksi FSPMI DPW Gorontalo.

Winnet.id Gorontalo – Dewan Pimpinan Wilayah Fedarasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Gorontalo menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo untuk menolak Rancangan Undang-Undang Omnibus Law, Kamis (30/07/2020).

Aksi yang dilakukan secara serentak di tingkat nasional khusus untuk menolak rancangan perundang-undangan omnibus Law DPW FSPMI Gorontalo juga menolak soal kontrak tenaga kerja seumur hidup. Karena ini dianggap memberikan peluang kepada tenaga kerja lain, serta menghambat peluasan  kesempatan kerja.

Wakil Ketua Deprov Gorontalo, Sopyan Puhi, menjelaskan setelah berdialog bersama para demonstran, dirinya menyampaikan salah satunya adalah terkait menghilangkan hak cuti kerja bagi kaum wanita.

“Yang mereka tolak itu soal Omnibus law, yakni keberpihakan terhadap tenaga kerja, lima hal mereka sampaikan  yang pertama hak cuti khusus bagi wanita akan hilang, yang kedua mereka tolak adalah penetapan upah kabupaten/ Kota, sedangkan Omnibus law ini hanya menetapkan upah provinsi,” ungkap Sopyan saat diwawancara awak media.

Selain itu hal yang mencuat yakni, soal penolakan pemberian kontrak kerja seumur hidup, di Omnibus law itu akan ada, sementara peluasan kesempatan kerja akan terhambat ini juga mereka tolak, tetapi Omnibuslaw ini sementara dibahas oleh DPR RI.

“ kami hanya menyampaikan saja  menyalurkan aspirasi ini, dan Insya Allah akan dibahas oleh DPR RI,” ungkapnya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: