PT.INDO WINMEDIA GRUP
SITUS WEB PORTAL/PLAFORM DIGITAL

Ini Alasan Deprov Gorontalo Setujui PSBB Diperpanjang

0

DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan setuju dengan perpanjangan masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Persetujuan tersebut tentunya berdasarkan kajian – kajian dari Rektor UNG dan beberapa masukan unsur Forkopimda serta Bupati dan Walikota

Winnet.id, Deprov Gorontalo – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Gorontalo yang dimulai sejak 4 mei 2020 telah berakhir penerapannya pada Minggu 17 Mei 2020. Dan rencananya Pemerintah Provinsi Gorontalo akan tetap melanjutkan atau perpanjang PSBB mulai senin (18/5/2020).

Hal ini berdasarkan persetujuan seluruh Bupati/Walikota se-provinsi Gorontalo yang di sampaikan dalam rapat koordinasi Forkopimda bersama Gubernur Gorontalo melalui Video Converence pada Minggu (17/5/2020).

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Provinsi Gorontalo juga menyatakan setuju dengan perpanjangan masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar dengan memperhatikan kajian – kajian yang telah disampaikan oleh Rektor UNG, juga dari gugus tugas dan sekaligus masukkan – masukkan yang maksimal dari Forkopimda lainnya serta Bupati/Walikota. Sehingganya tidak ada alasan bagi dprd untuk mendukung sepenuhnya kelanjutan PSBB.

“DPRD mendukung sepenuhnya lanjutan masa penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo “ Kata Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris RA Jusuf.

Adapun beberapa poin yang menjadi masukan dari ketua Dewan yaitu waktu atau jam saat pemberlakuan PSBB yang diinginkan dimulai pada pukul 06.00 sampai pukul 19.00.

“Kami berkeinginan ada ketaatan dari kita semua termasuk jajaran pemerintah untuk mematuhi regulasi yang ada, baik itu pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah. Hal ini penting di lakukan agar ada keselarasan dan menghindari tumpang tindih kebijakan yang dikeluarkan” Ungkap Paris.

Tak hanya itu, Ketua Deprov Paris RA Jusuf juga memberikan masukan terkait dengan tradisi lebaran ketupat yang dilaksanakan seminggu setelah hari raya Idul Fitri.diminta agar perayaan lebaran ketupat tersebut ditiadakan dengan alasannya, untuk menghindari terjadinya pengumpulan orang seperti tahun sebelumnya.

Sementara terkait masalah pasar yang masih terlihat beroperasi dan pelaksanaan Salat Idul Fitri, DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah Provinsi Gorontalo dan juga pemerintah daerah dalam hal memaksimalkan kebijakan.

“pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya langkah – langkah yang diambil dari kajian – kajian kesimpulan yang akan ditempuh, Semoga Allah Swt memberikan jalan keluar dari masalah – masalah corona ini “,tutup Paris.

(Win02)

Leave A Reply

Your email address will not be published.