Menu

Mode Gelap

Daerah ·

La Ode Haimudin : Proses Belajar Daring Hanya Mampu Wujudkan Kelengkapan Administrasi.


					La Ode Haimudin : Proses Belajar Daring Hanya Mampu Wujudkan Kelengkapan Administrasi. Perbesar

“Yaa, dalam kondisi pandemik seperti ini kita hanya bisa menerima dan memahami saja. Kalau mau berbicara tentang kualitas saya pikir sangat jauh yah. Frekuensi tatap muka kan tidak ada. Sedangkan proses belajar daring juga banyak yang tidak optimal”, buka La Ode Lahmudin, Sekretaris Komisi 4 DPRD Provinsi, saat diwawancarai usai mengunjungi SMK 1 Bulango Utara, dalam rangka memantau tahapan evaluasi hasil ujian akhir kelas XII SMA / SMK sederajat, pada satuan pendidikan di kabupaten Bone Bolango, Selasa (03/05/21) siang.

Menurut La Ode, perbedaan hasil proses belajar mengajar online tentunya akan berbeda dengan hasil belajar mengajar secara langsung atau tatap muka. Sehingga dirinya berharap, seluruh elemen yang terkait langsung dengan pendidikan, khususnya masyarakat dan orang tua murid,  dapat memahami dan menerima apapun hasilnya. Kalaupun hasilnya tidak memuaskan, Paling tidak menurut La Ode, kelengkapan administrasi seperti ijazah dan pendamping ijazah sudah diperoleh.

“Meski kualitasnya tidak seperti yang diharapkan, untuk saat ini saya lebih cenderungnya yang penting administrasi sudah terpenuhi, untuk selanjutnya dipergunakan untuk masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya.”, tambah La Ode.

La Ode berharap, kedepan pemerintah Provinsi segera mengeluarkan instruksi untuk melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka. Mengingat beberapa sekolah di Kabupaten-Kota sudah melaksanakan proses belajar tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah provinsi hanya memberi penguatan dengan memberikan izin secara resmi. Apalagi menurut La Ode, Kementrian Pendidikan sudah memberikan isyarat memperbolehkan, bagi daerah-daerah yang masuk kategori zona hijau untuk melaksanakan tatap muka, termasuk di dalamnya Provinsi Gorontalo.

“Di Kabupaten-Kota sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan proses belajar tatap muka. Tentunya dengan prokes  penuh. Pemerintah Provinsi tinggal menyesuaikan, agar kualitas pendidikan anak-anak kita kembali bisa meningkat.”, ujar Aleg dari Fraksi PDI-P tersebut.

“Apalagi dari kementrian sudah memberi sinyal lampu hijau, bagi daerah-daerah yang masuk kategori zona hijau. Sedangkan kita (Gorontalo) saat ini, masuk zona hijau, iya kan…”, Tambah La Ode.

pewarta : Aliem

editor : Tim Redaksi

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Beberapa Orang Terduga Pelaku Penganiayaan Di Desa Toraut Tengah Dilaporkan Ke Kepolisian

30 November 2021 - 12:48

Kunjungan Tim Bagian Hukum DPRD Provinsi Gorontalo Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Bali.

29 November 2021 - 12:19

Terkait JDIH, Setwan Deprov Lakukan Studi Komparasi Ke DPRD Prov.Bali

29 November 2021 - 12:13

IPKI Wilayah Gorontalo Terbentuk Melalui Kongres Pertama.

26 November 2021 - 19:27

BINDA Gorontalo & Polsek Kota Selatan Gelar Vaksinasi Door to Door.

23 November 2021 - 10:16

Luar Biasa, Jeanete Kilapong Mbuinga Terpilih Ketua Umum DPC IWAPI Pohuwato 2 Periode.

15 November 2021 - 14:46

Trending di Advetorial