PT.INDO WINMEDIA GRUP
SITUS WEB PORTAL/PLAFORM DIGITAL

Menjaga Marwah DPRD : Badan Kehormatan Deprov Gorontalo akan Evaluasi Kinerja Aleg yang “KUDIS”.

0

Winnet.id Gorontalo – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo akan segera melakukan evaluasi para anggota Legislatif (aleg)nya yang kurang disiplin (kudis) pada saat rapat-rapat alat kelengkapan dewan (AKD).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo, Muhammad Nasir Majid disela-sela rapat konsultasi para Pimpinan DPRD bersama AKD, selasa(01/09/).

Salah satu alat kelengkapan DPRD yang menunjang kinerja dan untuk menjaga marwah DPRD dan anggota dewan di dalamnya adalah Badan Kehormatan (BK) bertugas mengamati, mengevaluasi disiplin dan kepatuhan anggota DPRD terhadap sumpah dan janji serta kode etik. Dengan berbekal aturan seperti tata tertib, kode etik, dan tata beracara BK, peningkatan disiplin anggota DPRD Provinsi Gorontalo, walaupun belum mutlak 100 persen, terutama dalam hal kehadiran.

“Utamanya dalam hal kehadiran. Sampai hari ini, permasalahan jumlah kehadiran anggota dewan belum mencapai 100 persen,”paparnya.

Menurut Nasir sapaan akrabnya, kami sudah melakukan teguran-teguran bagi para anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang melanggar tata tertib,” katanya.

Sementara tugas DPRD sebagai perwakilan rakyat adalah mengemban tugas dan fungsi berupa legislasi, anggaran dan pengawasan terhadap eksekutif. Ketiganya harus senantiasa berjalan efektif dan efisien.

Selain diawasi dan diamati serta dievaluasi dalam hal disiplin dan kepatuhan anggota DPRD terhadap sumpah dan janji serta kode etik oleh BK, menjalin komunikasi dengan Media dalam hal pemberitaan kinerjanya, juga menjadi tolak ukur pertanggung jawaban anggota DPRD kepada publik.

“ intinya kami bekerja sesuai dengan tata tertib yang ada,selagi itu tidak menyalahi tata tertib maka kami akan melakukannya,” ungkapnya.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh ketua BK tersebut, Paris RA Jusuf selaku ketua DPRD Provinsi Gorontalo sangat mengapresiasi hal ini, agar menjadi efek jera buat para aleg yang kurang disiplin.

“ini akan menjadi ukuran kinerja aleg, dengan catatan melanggar tata tertib dan narasi yang telah disepakati, terutama peran aktif ketua fraksi untuk mengingatkan anggota mematuhi aturan DPRD” tegasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.