KRIMINAL & HUKUM

Meresahkan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Moodu,Tertibkan anak Muda Nongkrong di Tanah Kosong.

Winnet.id Gorontalo – Bhabinkamtibmas Kelurahan Moodu Kecamatan Kota Timur, Brigadir Fauzi Sangkala menertibkan sekelompok pemuda yang Nongkrong di Tanah Kosong, Giat ini dilakukan berdasarkan Laporan Warga, Senin (11/05/2020) malam ini.

” Warga di buat resah oleh kelompok anal muda yang sering berbuat ulah di tanah kosong, bahkan dari informasi yang kami dapatkan mereka sering merusak fasilitas sekolah, membobol wifi, merusak pagar,” jelas Fauzi.

Brigadir Fauzi sangkala mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah dan Maklumat Kapolri terkait penyebaran virus corona Covid-19 kepada masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar rumah.anak muda ini bahkan nongkrong sampai pagi, padahal kita tahu bersama saat ini masih dalam suasana genting dengan mewabahnya Virus Corona. Apalagi Gorontalo sedang memberlalukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

” PSBB sudah mengatur adanya pembatasan aktifitas diluar rumah, ini malah kami temukan ada sekelompok anak mudah yang berulah, olehnya saya bersama KA. SPK III Bripka Muhajir Tantu langsung melakukan penindakan dengan menjemput anak anak muda tersebut, untuk dilakukan pembinaan sekaligus Edukasi, tambahnya.

Kelompok anak muda yang berjumlah 9 orang ini, saya selaku bhabinkamtibmas mengundang mereka agar datang di polsek kota timur dan di dampingi orang tua .
Akhirnya mereka datang di polsek kota timur lalu bhabinkamtibmas memberikan pembinaan kepada para anak2 muda yang notabene nya masih duduk di bangku sekolah agar jangan melakukan perbuatan itu lagi yakni berkumpul di tanah kosong dekat sekolah karena saat ini masih di perlakukan PSBB yang salah satu point nya tidak boleh beraktivitas di malam hari apa lgi berkerumun karena mengingat mereka adalah warga binaannya maka bhabinkamtibmas memberikan pembinaan dan wejangan agar jangan di ulangi lagi perbuatan tersebut dan bila terulang maka saya sebagai bhabinkamtibmas sebagai orang pertama yang akan menyeret kalian di proses hukum karena jelas telah melakukan pelanggaran hukum.
Dan akhirnya mereka meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi di saksikan oleh orang tua mereka. Jelas Brigadir Fauzi Sangkala.

Patroli akan terus dilakukan dan disesuaikan dengan kondisi perintah pimpinan tanpa mengurangi pelayanan masyarakat,” terangnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: