DAERAHKab.Bone BolangoNASIONAL

Musibah Kec. Bulawa, Dinas Kehutanan Akan Mengkaji Penyebab Terjadinya Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Menyikapi banjir bandang dan tanah longsor di kecamatan bulawa dan sekitarnya, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Rehabilitasi, Dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo mengatakan, akan melakukan pengkajian, untuk mencari penyebab terjadinya banjir dan tanah longsor, yang membawa material batu besar di lokasi tersebut.

Winnet.id, Bone Bolango – Musibah banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di beberapa daerah Kabupaten dan Kota Gorontalo, rupanya menjadi pembelajaran, untuk selalu meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.

Tak heran, akibat pembabatan hutan serta penambangan liar yang tak terkendali, adalah pemicu laju kerusakan lingkungan, dan berimbas pada bencana alam yang tak terduga, seperti yang terjadi di dusun III desa mamungaa, Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango.

Dimana di lokasi tersebut, diketahui ada 48 kepala keluarga yang terdampak, akibat terjangan banjir bandang dan longsoran gunung, yang datang secara tiba – tiba, tak jauh dari lokasi pemukiman warga.

Menyikapi hal tersebut, Hairudin, Kepala bidang penegakan hukum dan rehabilitasi, Dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo, mengatakan akan melakukan pengkajian, untuk mencari penyebab terjadinya banjir dan tanah longsor yang membawa material batu besar di lokasi tersebut.

Dari data BNPB Provinsi Gorontalo, jumlah yang terdampak banjir bandang di 2 kecamatan, Bulawa dan Bone Raya, sebanyak 826 kepala keluarga, 3.074 jiwa, 10 rumah hanyut, 63 rumah rusak berat, serta 243 rumah rusak ringan. (Win02)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: