KRIMINAL & HUKUM

Plesetkan Syair Lagu Aisyah,Tiga Remaja Diamankan Polisi

Tiga Remaja diamankan aparat kepolisian Polres Gorontalo Kota pada Kamis (7/5/2020) siang, setelah mengundang berbagai kecaman dari warganet

Winnet.id, Gorontalo – Tiga Remaja diamankan aparat kepolisian Polres Gorontalo Kota pada Kamis (7/5/2020) siang, setelah mengundang berbagai kecaman dari warganet karena dianggap menistakan Nabi Muhammad SAW yang viral di media sosial.

Sebuah video Tiga Remaja menjadi viral dan mengundang berbagai kecaman dari warganet. Dalam video yang berdurasi 29 detik itu, nampak ketiga remaja menyanyikan sepenggal lirik dari lagu Aisyah yang telah sengaja mereka rubah.

Alhasil,Video remaja yang dianggap menistakan Nabi Muhammad SAW yang viral di media sosial, mengundang berbagai kecaman dari warganet, sehingganya Ketiga Remaja itupun kemudian diamankan oleh aparat kepolisian Polres Gorontalo Kota pada Kamis (7/5/2020) siang.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro A.P ,S.I.K,M.T melalui KA Spk I Polres Gorontalo Kota Aipda Liwan Modeong menjelaskan, bahwa Ketiga remaja yang diamankan masing-masing Pr. AAR (21) yang menyanyikan sepenggal syair, Lk.RA (21) berperan berjoged joged sambil menggunakan handuk, dan FYA (19) yang juga berada di dalam video.

“Ketiga remaja tersebut yang berdomisili di Kel.Leato Utara Kec.Dumbo Raya Kota Gorontalo, sudah diamankan dan di serahkan di Polres Gorontalo Kota,” ujar Aipda Liwan.

Sebelumnya dalam videonya, ketiga remaja itu memelesetkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah dengan menyebut “Aisyah romantisnya cintamu dengan Babi, dengan Babi kau pernah bermain nae nae puru, kau istri tercinta yang hemhemhem ” viral di media sosial. Bahkan kini video penangkapan remaja tersebut juga sudah menyebar.

“Menurut pengakuan dari ketiga remaja tersebut, bahwa vidio itu di unggah di status whatsap pada tanggal 06 Mei 2020,” lanjut Aipda Liwan

Untuk penyelidikan lebih lanjut dan pembinaan, kini ketiga remaja tersebut masih diamankan di Polres Gorontalo Kota.

“kita selidiki dan lakukan pembinaan agar menjadi pelajaran bagi semua orang, untuk lebih bijak dalam menggunakan sosial media,” tutup Aipda Liwan

(Fz/win02)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: