DAERAH

PSBB diberlakukan, Tiga Pilar Kecamatan Kota Timur Lakukan Penindakan terhadap Warga yang masih Keluyuran.

Pemerintah Kecamatan Kota timur bersama tiga pilar melaksanakan patroli sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Winnet.id Gorontalo – Pemerintah Kecamatan Kota timur bersama tiga pilar melaksanakan patroli sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, Kamis (07/05/2020) malam.

Acara yang didahului dengan Apel bersama tersebut menitik beratkan pada Patroli Keamanan Wilayah dan sekaligus Monitoring dan sosialisasi Penerapan PSBB yang saat ini sudah Tahap Penindakan setelah 3 hari di lakukan sosialisasi dan edukasi.

Patroli dan sosialisasi dilakukan di wilayah Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Bertujuan untuk menekan penyebaran dan penularan virus corona, khususnya wilayah Kota Timur Kota Gorontalo.

Adapun patroli  sasarannya menyisir di Jalan Heledulaa Utara, Heledulaa Selatan, Ipilo, Padebuolo, Tamalate, serta Jln Aloe Saboe Kelurahan Moodu.

“Dalam patroli ini sasaran utama kami adalah  membubarkan tempat-tempat berkumpulnya masyarakat, dengan  memaksimalkan kehadiran Polri dan TNI berseragam yang dibantu jajaran Kelurahan, Karang Taruna, LPM, serta Kantor Urusan Agama, untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan serta kriminalitas lainnya,” ucap  Camat Kota Timur Eladona Oktamina Sidiki.

Patroli tersebut juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak berkumpul serta memberikan pengarahan akan diberlakukanya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dengan tujuan untuk pencegahan penyebaran pandemi COVID-19.

camat dan kapolsek memberikan sosialisasi terhadap masyarakat yang masih mealukan aktivitas berkumpul.

“Kegiatan tersebut, sesuai Pergub Nomor 15 Tahun 2020 tentang PSBB dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan tentang kebijakan Pemerintah untuk masyarakat agar beraktivitas di dalam rumah, menggunakan masker di muka umum, hindari kumpul – kumpul warga, jaga kebersihan dan jangan panik serta sering mencuci tangan menggunakan pembersih,” kata Eladona.

Dalam pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) tersebut adapun yang menjadi ketentuan yang tertuang pada pergub tersebut di antaranya pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah  dari jam  06.00 pagi sampai dengan jam 17.00 Wita Sore.setelah  jam tersebut di masyarakat tetap berada dirumah,kemudian pembatasan dalam berkenderaan di antaranya Roda dua tidak berboncengan dan roda 3 atau bentor cukup satu penumpang,kemudian masyarakat yang beraktivitas diluar rumah untuk selalu memakai masker.

kapolsek kota timur memberikan peringatan kepada pemilik usaha ( Caffe Copy ) yang masih membuka usahanya.

Kapolsek Kota Timur  Iptu Handono Cris Budiarto  ikut serta dalam kegiatan itu mengatakan bahwa masih menemukan masyarakat yang tidak mematuhi ketentuan tersebut. “untuk hari ini kami masih memberikan teguran belum memberikan tindakan namun untuk selanjutnya kami akan melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang di berlakukan di Pergub PSBB tersebut”

Winnet 05

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: