KRIMINAL & HUKUM

Waspada Peredaran Narkoba, Lapas Perempuan Lakukan Tes Urine

Sebanyak 53 Sipir Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Gorontalo, dilakukan tes urine. Tes urine ini merupakan langkah antisipasi penggunaan obat terlarang di kalangan sipir lapas.

Winnet.id, Gorontalo – Antisipasi beredarnya narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan, badan narkotika nasional kabupaten gorontalo bekerja sama dengan kantor wilayah kemenkumham provinsi gorontalo, melakukan tes urine khusus petugas lapas perempuan kelas III b gorontalo.

Sebanyak 50 pegawai lapas terdiri dari 11 laki-laki dan 36 perempuan, termasuk 2 orang pegawai yang mengajukan cuti melahirkan dan 1 orang cuti sakit, wajib menjalani tes urine.

Satu persatu para petugas langsung diarahkan menuju tempat tes urine. Hal ini adalah bentuk pencegahan, agar petugas lapas tidak terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Kakanwil Kemenkumham Provinsi Gorontalo, Budi Sarwono menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham RI untuk melaksanakan tes urine pada petugas lapas, dalam memberantas narkotika dikalangan petugas lapas itu sendiri.

” Ini merupakan tindak lanjut Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham RI, yakni melaksanakan tes urine bagi pada petugas lapas. Hal ini juga guna memberantas peredaran narkotika dilingkungan lapas”

Dirinya juga menegaskan, apabila ditemukan dan terbukti oknum pegawai lapas terindikasi menggunakan narkoba, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, yang tertuang pada pp nonor 53 tahun 2010 sesuai undang-undang aparatur sipil negara.

Dari uji sampel urine seluruh petugas lapas perempuan, menunjukan hasil negatif.

(Win03)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: