WINNET – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Gorontalo bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo melaksanakan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 pada Senin hingga Selasa, 26–27 Oktober 2026.

Pembahasan tersebut melibatkan anggota Banggar yang mewakili delapan fraksi di DPRD Provinsi Gorontalo. Agenda ini menjadi bagian penting dalam proses penelaahan rencana keuangan daerah guna memastikan penyusunan APBD 2027 berjalan sesuai dengan prioritas pembangunan, kemampuan fiskal daerah, serta kebutuhan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota Banggar menekankan pentingnya pembahasan anggaran yang serius, transparan, dan mendalam. Setiap alokasi anggaran dinilai perlu dikaji secara cermat agar benar-benar mencerminkan kebutuhan pembangunan daerah dan tidak sekadar memenuhi tahapan formal penyusunan APBD.
Banggar juga menyoroti pentingnya pendalaman terhadap struktur anggaran, mulai dari program dan kegiatan hingga besaran alokasi anggaran yang direncanakan. Penelaahan secara terperinci diperlukan agar anggota Banggar memperoleh gambaran yang utuh mengenai arah penggunaan anggaran sekaligus dapat menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara optimal.
Sementara itu, pembahasan bersama TAPD dan OPD difokuskan pada penelaahan struktur RAPBD secara menyeluruh, termasuk kesesuaian alokasi anggaran dengan prioritas pembangunan daerah, kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi Gorontalo, serta efektivitas pelaksanaan program yang direncanakan.
Pimpinan Banggar menegaskan bahwa pendalaman secara rinci tetap dapat dilakukan terhadap program, kegiatan, maupun alokasi anggaran yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Dengan demikian, setiap catatan, pertanyaan, dan masukan dari anggota Banggar dapat ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan RAPBD Tahun Anggaran 2027.
Dinamika yang berkembang dalam pembahasan tersebut merupakan bagian dari proses kelembagaan dalam menyelaraskan berbagai pandangan dan memastikan anggaran daerah disusun secara cermat. Berbagai masukan dari anggota Banggar diharapkan dapat memperkuat kualitas penelaahan, sehingga setiap program yang direncanakan memiliki dasar kebutuhan yang jelas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pembahasan ini, DPRD Provinsi Gorontalo berharap RAPBD Tahun Anggaran 2027 dapat disusun secara terarah, transparan, dan akuntabel, dengan tetap memperhatikan prioritas pembangunan daerah, efektivitas penggunaan anggaran, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pembahasan RAPBD tersebut menjadi salah satu tahapan strategis dalam memastikan kebijakan anggaran daerah tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Provinsi Gorontalo.















