WINNET – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Aswan Djamaludin, ST., MT., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 di Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Rabu (4/11/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WITA tersebut, Aswan bertemu langsung dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga untuk menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Kepala Desa Dulangeya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dipilihnya Desa Dulangeya sebagai lokasi pelaksanaan reses. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk perhatian dan penghargaan kepada pemerintah desa serta masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan kepada wakil rakyat.
Dalam penyampaiannya, Aswan Djamaludin menjelaskan bahwa kegiatan reses ini merupakan bagian dari agenda resmi DPRD Provinsi Gorontalo pada Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi reses keduanya sejak dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) beberapa bulan lalu.
Aswan berharap masyarakat dapat memahami kondisi keuangan daerah yang saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, baik pada tahun 2026 maupun 2027. Meski demikian, dirinya menegaskan tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan bantuan melalui proposal agar dapat menjadi bahan perjuangan dan pembahasan sesuai ketentuan serta kemampuan keuangan daerah.
Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah aspirasi mengemuka dari berbagai sektor.
Pemerintah Desa Dulangeya mengusulkan bantuan penerangan lampu jalan serta pengerasan jalan di Dusun III yang mengarah ke tambatan perahu. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan.
Selain itu, kelompok Majelis Taklim mengusulkan bantuan sound system, tenda, dan kursi guna menunjang kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Pada sektor ekonomi kerakyatan, kelompok UMKM mengharapkan dukungan bantuan modal usaha serta mesin produksi bagi kelompok pengolah minyak kelapa kampung. Usulan bantuan modal bagi pelaku usaha kecil lainnya juga turut disampaikan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Sementara di sektor pertanian, masyarakat mengusulkan bantuan traktor tangan, bibit pertanian, dan pupuk untuk mendukung produktivitas kelompok tani. Adapun dari sektor peternakan, terdapat usulan bantuan ternak sapi untuk dua kelompok peternak.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Aswan menyampaikan bahwa seluruh usulan akan menjadi perhatian dan bahan perjuangan dengan tetap mempertimbangkan keterbatasan anggaran serta skala prioritas pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa usulan yang paling mendesak dan memungkinkan untuk diakomodasi akan diperjuangkan dalam perencanaan anggaran Tahun 2027.
Aswan juga mengingatkan pemerintah desa agar memastikan setiap data dan dokumen usulan yang disampaikan benar-benar valid dan akurat sesuai kebutuhan masyarakat. Hal ini penting agar proses verifikasi oleh perangkat daerah terkait dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat Desa Dulangeya dapat menjadi perhatian bersama, khususnya anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil VI (Boalemo–Pohuwato), untuk selanjutnya diperjuangkan melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Harapan kami, apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat ini tidak berhenti sebatas usulan, tetapi dapat terus dikawal dan diperjuangkan sesuai skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah,” ungkap Aswan.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terbangun komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara masyarakat, pemerintah desa, DPRD, dan Pemerintah Provinsi Gorontalo, sehingga berbagai aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.

















