Menu

Mode Gelap
Viral! Seorang Wanita Ribut Dengan Pegawai Alfamart Sterilkan Lalu Lintas Saat Kunjungan Wapres RI, Satlantas Gorontalo Kota Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Idul Fitri, Satlantas Polresta Gorontalo Kota Lakukan Pengaman Arus Lalu Lintas Diduga PLN Boroko Tipu dan Bodohi Sejumlah Masyarakat Kaidipang Pengiriman Sampel Batuan Oleh Pihak Bandara Djalaludin, Kabandara : Kami Menjalan Tugas Sesuai SOP

Advetorial · 20 Mar 2021 23:18 WITA ·

Pendidikan Dalam Bahaya, Delapan Orang Siswa SMAN 1 Wonosari Menikah.


 Pendidikan Dalam Bahaya, Delapan Orang Siswa SMAN 1 Wonosari Menikah. Perbesar

Silahkan di Share Yach

Dalam rangka menjaring aspirasi di masing masing Daerah Pemilihan, tim reses DPRD Provinsi Gorontalo yang tersebar di lima Kabupaten dan satu Kota melakukan kunjungan lapangan, monitoring, serta menyerap aspirasi.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh tim reses DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) VI Boalemo – Pohuwato, Selasa (09/03/2021).

Kunjungan di hari pertama tersebut, Jajaran anggota tim reses ini dipimpin langsung ketua Tim, I Wayan Sudiarta, yang ikut di dampingi anggota tim reses, yakni La Ode Haimudin, Oktohari Dalanggo, Irwan Berahim, Ismail Alulu, Dedi Hamzah, Hidayat Bouty, Sri Masri Sumuri, Since kadji, Nikmah Tahir, serta Nani Mbuinga.

Tim ini pula melakukan peninjauan di SMA Negeri 1 Wonosari Kabupaten Boalemo, yang diterima oleh Kepala Sekolah Erni Setiawaty dan seluruh jajaran diruang kerjanya.

Pada pertemuan tersebut sejumlah aspirasi yang disampaikan, seperti Rumah Dinas para guru, pagar sekolah, penambahan ruang belajar, serta rehab bangunan.

” Kami sangat membutuhkan sentuhan bantuan dari Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo sesuai dengan apa yang menjadi aspirasi kami,” ungkap Erni Selaku Kepsek SMA Negeri 1 Wonosari.

Selain beberapa aspirasi infrastruktur, erni juga meminta kepada para aleg dapil VI Boalemo dan Pohuwato untuk bisa melakukan penambahan tenaga security, sebab areal sekolah kurang lebih memiliki luas 3 hektar tersebut hanya di jaga oleh 1 security.

” Terkadang kami mengalami hilangnya peralatan sekolah karena sering di curi, olehnya keamanan sekolah perlu di tingkatkan,” tambahnya.

Hal lain yang berkembang saat pertemuan tersebut yakni, banyak siswa yang putus sekolah akibat dari pandemi covid-19, bahkan dari 472 siswa sudah ada yang menikah.

” Untuk data kami sebanyak 8 orang siswa yang sudah menikah, pandemi covid-19 banyak merubah pola pikir manusia, termasuk siswa yang menikah tanpa sepengetahuan pihak sekolah,” tambah erni.

Menanggapi hal tersebut, Ketua tim reses Dapil VI Boalemo – Pohuwato I Wayan Sudiartha mengatakan, yang telah menjadi usulan pihak Sekolah ini akan menjadi catatan kami, akan setelah reses tersebut,semua aspirasi akan kita bahas bersama Instansi yang memiliki wewenang.

” Usulan tersebut kita sudah catat, seyogyanya usulan aspirasi tersebut akan kita bahas bersama di rapat Alat Kelengkapan Dewan,” kata Wayan.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 375 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Revitalisasi Regulasi Izin Usaha: Dunia Bisnis di Gorontalo Semakin Mudah

23 September 2023 - 19:33 WITA

Ranperda Perizinan Berusaha dalam Daerah: Permudah Izin Investasi dan Usaha di Gorontalo

23 September 2023 - 16:19 WITA

Puncak Konflik Pertambangan Pohuwato: Kantor Bupati Dibakar!

21 September 2023 - 17:08 WITA

Gorontalo Minim Guru PLB: Ranperda Disabilitas Jadi Solusi

20 September 2023 - 17:45 WITA

Fiskal Akan jadi Kendala: DPRD Tetap Dukung Penuh SDGs di Gorontalo

20 September 2023 - 13:59 WITA

Gerak Cepat,Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota Ungkap Identitas Pelaku dan Korban Penganiayaan yang Viral Di Medsos

19 September 2023 - 16:49 WITA

Trending di Daerah