Winnet.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo mendorong penerapan sistem promosi digital di Anjungan Rumah Adat Gorontalo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebagai upaya memperluas jangkauan pasar bagi produk unggulan daerah seperti kain karawo, kopi khas Gorontalo, serta berbagai produk kerajinan tangan.
Dorongan tersebut disampaikan saat pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Anjungan Gorontalo TMII, Sabtu (25/7/2026), dalam rangka meninjau optimalisasi fungsi aset daerah di ibu kota.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Gorontalo mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
“Memasuki era ekonomi digital, promosi produk UMKM harus berbasis teknologi. Setiap produk yang dipamerkan perlu dilengkapi dengan katalog digital, QR Code, hingga akses pembelian secara daring sehingga pengunjung dapat langsung mengenal dan membeli produk UMKM Gorontalo dari mana pun,” ujar Ridwan.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya mempermudah promosi, tetapi juga membuka peluang transaksi secara langsung sehingga mampu meningkatkan daya saing dan nilai jual produk lokal.
Selain berfungsi sebagai etalase promosi produk unggulan dan ekonomi kreatif, DPRD Provinsi Gorontalo juga menggagas transformasi Anjungan Gorontalo menjadi Museum Edukasi Gorontalo. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan informasi lengkap mengenai sejarah daerah, kekayaan budaya, profil tokoh-tokoh Gorontalo, hingga perjalanan pembangunan daerah dalam satu ruang edukatif yang modern.
Melalui konsep tersebut, Anjungan Gorontalo diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata budaya, tetapi juga pusat promosi investasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
DPRD Provinsi Gorontalo berharap optimalisasi fungsi anjungan daerah di Jakarta dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, pelaku UMKM, institusi pendidikan, serta komunitas kreatif. Sinergi tersebut diyakini mampu memperkuat promosi produk unggulan daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Gorontalo.

















