Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahDPRD Provinsi GorontaloNasionalProvinsi GorontaloSeputar Parlemen

Focus Group Discussion: Yuriko Dorong Pemerintah Seriusi Persoalan Bunuh Diri di Gorontalo

61
×

Focus Group Discussion: Yuriko Dorong Pemerintah Seriusi Persoalan Bunuh Diri di Gorontalo

Sebarkan artikel ini

WINNET.ID, Provinsi Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yuriko Kamaru, menghadiri fokus group discussion (FGD) yang membahas isu krusial yang saat ini tengah melanda Provinsi Gorontalo, gantung diri. Data mencatat, dalam kurun waktu kurang dari delapan bulan ditahun 2023, kasus bunuh diri di provinsi Gorontalo mencapai 25 kejadian.

“Ini adalah masalah serius yang harus segera ditangani, dan kami (DPRD) siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi yang tepat.” tegas Yuriko, saat diwawancarai, usai kegiatan. (03/08/23)

Yuriko menjelaskan, dari FGD tersebut teridentifikasi beberapa faktor, yang menjadi pemicu maraknya fenomena gantung diri di Gorontalo. Beberapa di antaranya adalah stres remaja akibat putus cinta, permasalahan ekonomi, dan tekanan mental yang berkepanjangan.

“Masalah-masalah yang berkepanjangan biasanya menjadi beban berat bagi masyarakat, terutama para remaja, yang belum memiliki mekanisme yang memadai untuk mengatasi tekanan dan stres yang mereka hadapi.” jelas Yuriko.

“Oleh karena itu, kami mendorong keterlibatan semua pihak, terutama keluarga dan masyarakat, menjadi bagian penting dalam mengatasi fenomena gantung diri ini.” tambahnya.

Fenomena Bunuh Diri
(foto istimewa: Zulkarnain Katili/humas protokol) Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yuriko Kamaru, saat menghadiri FGD membahas terkait Fenomena bunuh diri di Gorontalo.

Menurut dia, Lingkungan keluarga harus menjadi basis proteksi dan dukungan bagi para anggota keluarga yang menghadapi tekanan mental.

“Kami harap para orangtua dan anggota keluarga untuk lebih peka dan aktif dalam mendengarkan keluhan serta perasaan putus asa dari anggota keluarga mereka.” himbau Yuriko.

Baca juga:

HPCI Chpater Gorontalo Kampanyekan Anti Bunuh Diri: Stop! Penyebaran konten Bunuh Diri.

Naksir Kamu: Gerakan Pramuka Dalam Mengatasi Fenomena Bunuh Diri di Gorontalo

Selain itu, yang tidak kalah penting dari masalah ini, adalah data yang akurat dan komprehensif mengenai fenomena gantung diri di Gorontalo. Data ini menurut dia, akan menjadi dasar yang kuat untuk merumuskan kebijakan dan program yang efektif dalam mengatasi masalah ini.

“Nanti teman-teman wartawan mungkin bisa bantu mencari data, kira-kira kita di posisi yang keberapa, apakah kita masuk di dalam 5 besar ataukah masuk dalam 10 besar dalam kasus bunuh diri ini.” harap Politisi Nasdem itu.

Fenomena Bunuh Diri
(foto istimewa: Zulkarnain Katili/humas protokol)

Kebutuhan data statistik yang akurat ini, kata Yuriko, memiliki fungsi untuk menentukan skala permasalahan yang dihadapi, serta kebutuhan yang dibutuhkan dalam menghadirkan solusi untuk mengatasi fenomena bunuh diri ini.

Selain itu, menurut Yuriko, pihaknya juga akan melakukan analisis tentang jumlah masyarakat Gorontalo yang memiliki beban utang. Faktor beban utang yang tidak kunjung terurai ini, diyakininya juga, menjadi salah satu pemicu dalam meningkatnya kasus gantung diri.

“Data tentang besaran utang yang diemban masyarakat, baik di bank, leasing, koperasi, dan sebagainya, juga penting untuk dianalisis. Karena dampaknya terhadap kesejahteraan mental masyarakat, sangat rentan dengan fenomena bunuh diri ini.” terang Yuriko.

Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang permasalahan ini, menurutnya, akan lebih mempermudah pemerintah dan elemen terkait dalam merancang solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Terakhir, Yuriko juga mendorong upaya proteksi melalui pendekatan agama. Dirinya meminta Departemen agama (Depag) provinsi Gorontalo, dapat mengambil peran sebagai inisiator dalam mencari solusi melalui pendekatan agama, serta memberikan dukungan spiritual bagi individu yang mengalami tekanan mental. (004/ilam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *