banner 728x250

Komisi IV DPRD Gorontalo Dorong RSUD Ainun Habibie Naik Tipe B

banner 120x600
banner 468x60

Winnet.id Limboto – Jajaran Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo bersama Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT Mopili, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Hasri Ainun Habibie, Jumat (7/8), untuk meninjau progres pembangunan fasilitas kesehatan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi rumah sakit dalam upaya peningkatan status dari tipe C menuju tipe B.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen DPRD Provinsi Gorontalo dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui penguatan sarana, prasarana, serta pemenuhan standar rumah sakit.

banner 300x250

Dalam pertemuan bersama manajemen RSUD Hasri Ainun Habibie, dijelaskan bahwa salah satu syarat utama peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B adalah tersedianya lebih dari 200 tempat tidur. Selain itu, peningkatan kelas rumah sakit juga harus didukung oleh kecukupan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa dari sisi SDM, kondisi saat ini dinilai telah memenuhi kebutuhan untuk mendukung peningkatan status. Oleh karena itu, perhatian kini difokuskan pada percepatan pembangunan gedung dan penyediaan fasilitas penunjang lainnya.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT Mopili, menegaskan bahwa DPRD, khususnya Komisi IV, memiliki komitmen kuat untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas kesehatan di Provinsi Gorontalo.

“Kami berkomitmen membantu dan mengawal pembangunan fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat. Rumah sakit provinsi harus berkembang sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal,” ujarnya.

Usai menggelar pertemuan, rombongan Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo meninjau langsung pembangunan gedung baru yang saat ini tengah berlangsung di lingkungan RSUD Hasri Ainun Habibie.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Sri Darsianti Tuna, mengatakan kunjungan tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap progres pembangunan rumah sakit.

“Hari ini kami fokus melihat perkembangan pembangunan gedung baru. Kami berharap pembangunan ini dapat mempercepat peningkatan kelas rumah sakit menjadi tipe B. Berdasarkan pemaparan direktur, pembangunan gedung lima lantai ditargetkan tahun ini dapat diselesaikan hingga lantai pertama, kemudian setiap tahun dapat ditambah satu lantai sampai selesai,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan bunker radioterapi yang telah memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp25 miliar juga sedang berjalan sesuai rencana. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator positif bahwa pembangunan RSUD Hasri Ainun Habibie terus menunjukkan kemajuan.

“Kami berharap kegagalan pembangunan yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang lagi. Alhamdulillah, progres pembangunan saat ini sudah cukup baik dan patut diapresiasi,” tambahnya.

Sri Darsianti juga mengungkapkan masih terdapat beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi, salah satunya pembangunan pagar rumah sakit. Untuk itu, Komisi IV akan mendorong pemanfaatan dana pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD sebagai salah satu solusi percepatan penyediaan fasilitas tersebut.

Ia berharap pembangunan yang terus berjalan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Gorontalo dan Provinsi Gorontalo secara umum.

“Rumah sakit ini merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Gorontalo. Karena itu kami akan terus hadir, baik melalui kunjungan lapangan maupun rapat bersama manajemen rumah sakit, agar setiap permasalahan yang dihadapi dapat segera dicarikan solusi. Meski di tengah efisiensi anggaran, kami tetap optimistis target peningkatan status RSUD Hasri Ainun Habibie menjadi rumah sakit tipe B dapat terwujud,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *