WINNET.ID, Kabupaten Boalemo – Rombongan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo dari Dapil 6, yang meliputi Kabupaten Boalemo-Pohuwato, melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses masa sidang pertama tahun 2023-2024.
Dalam kunjungannya, Anggota Legislatif daerah pilihan 6, melakukan kunjungan peninjauan proyek pembangunan dermaga yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023, yang berlokasi di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Dalam kesempatan wawancara, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dapil 6 Boalemo-Pohuwato, Oktohari Dalango, memberikan beberapa keterangan terkait progres proyek pembangunan dermaga kelas III Tilamuta.
Menurut Oktohari Dalango, pembangunan dermaga Tilamuta saat ini telah mencapai segmen ketiga. Ini menandakan tahap perluasan dan peningkatan infrastruktur dalam proyek cukup signifikan.

“Menariknya, proyek pembangunan segmen tiga ini berlangsung lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Diperkirakan sebelum bulan Desember tahun ini, pengerjaan akan selesai.” ujar Oktohari Dalanggo, kepada wartawan.
Progres pengerjaan proyek dermaga Tilamuta tersebut, saat ini, telah mencapai lebih dari 95%. Ini memberikan pengertian bahwa sebagian besar pekerjaan fisik telah selesai. Tersisa beberapa tahapan finalisasi yang perlu diselesaikan.
Namun demikian, Oktohari Dalango juga mengakui, meskipun proyek ini berjalan dengan mulus, tetapi masih terdapat kendala yang perlu diatasi.
Baca juga: Reses, Warga Padengo Minta Rumah Layak Huni: Maaf! Tak Masuk Kategori

“Kendala utama yang dihadapi proyek dermaga adalah akumulasi sedimen yang ada disekitar dermaga, terutama pada segmen pertama yang telah selesai sebelumnya.” ungkap Politisi Partai Golkar tersebut.
“Sedimen ini berasal dari sungai yang bermuara di sekitar dermaga, menyebabkan pendangkalan air laut, sehingga dipastikan akan menghambat kapal besar untuk berlabuh.” tambahnya.
Oktohari Dalango menyarankan agar Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang ditawarkannya adalah dengan membangun tanggul disekitar dermaga, yang berguna untuk mencegah air sungai bermuara di area Dermaga.
“Olehnya, kami minta kepada Balai Sungai untuk segera menyelesaikan pembangunan dermaga ini, serta mengatasi masalah sedimen tersebut, hingga diakhir tahun 2023 ini.” tutup Okto dalam wawancara. (003)

















