WINNET.ID, Kabupaten Pohuwato – Anggota legislatif DPRD Provinsi Gorontalo dari daerah pilihan Boalemo-Pohuwato, Ismail Alulu dan Nikma Tahir, baru-baru ini melakukan pemantauan pelaksanaan pasar murah. Kegiatan yang berlangsung di desa Pentadu, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato ini, merupakan yang ke-29 kalinya pasar mudah dilaksanakan di Pohuwato sepanjang tahun 2023.
Pasar murah, sebuah program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, mendapatkan dukungan penuh dari DPRD. Anggaran aspirasi dan anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) dari setiap anggota DPRD Provinsi Gorontalo menjadi sumber pendanaan utama kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Ismail Alulu menegaskan bahwa pasar murah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, tanpa memandang situasi politik atau momen tertentu seperti bulan Ramadan atau perayaan Idul Fitri.
“Jadi mau pemilu atau tidak, mau Ramadhan dan Lebaran atau tidak, kegiatan pasar murah ini tetap rutin kita laksanakan,” ujarnya.
Baca juga: Pangdam XIII/Merdeka Tiba di Gorontalo: DPRD Siap Berkolaborasi
“dan Kegiatan hari ini adalah titik yang ke-29, kita laksanakan pasar murah di tahun 2023 ini,” tambah Ismail Alulu.
Pasar murah kali ini menyediakan beberapa komoditi pokok, di antaranya adalah beras, minyak kelapa, bawang merah, dan cabe. Semua komoditi ini dapat ditebus oleh masyarakat dengan harga yang sangat terjangkau. Beras dijual Rp. 2.000,- per kilogram, Minyak Kelapa Rp. 4.000 per liter, Bawang Merah Rp. 3.000,- setengah kilogram, dan Cabe Rp. 3.000,- seperempat kilogram.
Pasar murah ini tidak hanya sekadar aktivitas rutin, tetapi juga membawa manfaat besar bagi masyarakat.
“Harga yang terjangkau untuk komoditi pokok kami harapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama masyarakat Boalemo-Pohuwato.” ucap Politisi Partai Anamat Nasional (PAN) ini.
Baca juga: Tanam 10 Juta Pohon: Komitmen DPRD Menjawab Tantangan Kerusakan Lingkungan
DPRD Provinsi Gorontalo, melalui anggota-anggotanya seperti Ismail Alulu dan Nikma Tahir, memainkan peran kunci dalam kesuksesan pasar murah di daerah pilihannya di Boalemo-Pohuwato.
Dukungan finansial dari anggaran aspirasi dan Pokir mereka di DPRD, menunjukkan keseriusan kedua aleg tersebut dalam memperhatikan kebutuhan masyarakatnya di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.
Pasar murah yang dilaksanakan di desa Pentadu, Kabupaten Pohuwato, menjadi bukti nyata kolaborasi efektif antara pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen DPRD untuk mendukung kebutuhan pokok warganya.
“Dengan harga yang terjangkau, pasar murah, diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Boalemo-Pohuwato.” tutupnya. (003)


















