Kunjungan Pengusaha Skincare Jullie Beauty Care, ke Lokasi Mesjid al-Muawanah yang Viral Akibat Tidak Memiliki Listrik.
WiNNET.ID Gorontalo – Kondisi memprihatinkan mesjid Al-Muawanah Kelurahan Lekobalo belakangan menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral menampilkan muadzin melantunkan adzan di atas bak tempat wudhu’ yang terletak di luar mesjid, karena tidak adanya listrik.
Pasalnya, kejadian ini terjadi di Ibu Kota Provinsi Gorontalo. Tidak heran jika Kejadian ini menarik perhatian publik, serta membangkitkan perhatian pengusaha skincare, Jullie Beauty Care, untuk turun tangan memberikan bantuan yang diperlukan.
Bersama suaminya, Owner Jullie Beauty Care menuju kelurahan Lekobalo, lokasi tempat Mesjid al-Muawanah berada. Namun, medan yang curam dan jalan yang rusak parah sepanjang 2 kilometer membuat kendaraan sulit menjangkau lokasi mesjid.
Baca juga: Road Show: Jullie Beauty Care Buktikan Keunggulannya!
Meskipun demikian, Owner Jullie Beauty Care tetap mengutus perwakilannya untuk meninjau langsung kondisi mesjid dan mencatat kebutuhan yang dibutuhkan. Sementara dia bersama suaminya menunggu di Polsek Kota Barat.
Dari pantauan langsung tim Jullie Corp., dilaporkan bahwa keadaan mesjid mesjid tersebut sudah memiliki peralatan dasar seperti pengeras suara, mikrofon, dan amplifier untuk aktivitas seperti adzan. Namun, karena tidak adanya listrik, peralatan tersebut tidak bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Beberapa hari lalu sudah ada bantuan Genset dari Haji Ramli,” ungkap salah satu warga sekitar mesjid.
Meski demikian, masih terdapat beberapa kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi untuk memaksimalkan kegiatan keagamaan di mesjid tersebut, seperti kipas angin, tangki air untuk menampung air hujan sebagai kebutuhan wudhu’, dan kanopi untuk teras mesjid.
Merespon laporan itu, Sang Owner menyatakan sikap dan berjanji akan memenuhi beberapa kebutuhan tersebut dalam waktu satu atau dua hari mendatang.
Baca juga: Cara Merawat Kulit Wajah Agar Cerah, Sehat dan Bersinar ala Jullie Beauty Care
“Mekanisme penyerahan nanti kita lihat ke depan, apakah akan kita antarkan langsung, atau kita akan mengundang pihak takmirul mesjid untuk menjemput di kediaman kami,” ucapnya.
Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial bukan hanya menjadi domain pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama bagi setiap individu dan pengusaha untuk membantu memperbaiki kondisi lingkungan sekitarnya.
Masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam membantu Mesjid Al-Muawanah. Setiap kontribusi, baik berupa waktu, tenaga, maupun sumbangan materi, akan sangat berarti bagi kemajuan mesjid dan kesejahteraan jamaahnya.
“Mari kita bersatu tangan untuk memperbaiki kondisi mesjid ini dan memberikan pelayanan ibadah yang lebih baik bagi seluruh umat. Semoga tindakan kecil kita dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar untuk kebaikan bersama,” tutup Owner Jullie Beauty Care.

















