banner 728x250

Pentingnya Penetapan Pimpinan Definitif DPRD Gorontalo: Ridwan Monoarfa Harapkan Respons Cepat Mendagri

banner 120x600
banner 468x60

Winnet, Gorontalo – Selasa, 15 Oktober 2024, Rapat Paripurna ke-4 DPRD Provinsi Gorontalo dengan agenda pengumuman dan penetapan usul pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo masa jabatan 2024-2029 telah berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo. Wakil Ketua sementara DPRD, Ridwan Monoarfa, menekankan pentingnya penetapan pimpinan definitif DPRD Provinsi Gorontalo oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar proses administrasi dan pengambilan keputusan dapat segera berjalan lancar.

Dalam wawancaranya, Ridwan Monoarfa menyebut bahwa saat ini DPRD Provinsi Gorontalo telah menyelesaikan pengusulan nama-nama pimpinan definitif dari beberapa partai, termasuk Gerindra yang mengusulkan Suyanto Pateda. Menurutnya, pengesahan pimpinan definitif sangat mendesak untuk mendukung kelancaran kinerja dewan.

“Kita sudah lengkap sekarang pimpinan definitif, dan insya Allah hari ini surat keputusan paripurna akan kita serahkan ke Gubernur untuk diteruskan ke Mendagri. Harapannya, surat dari Mendagri terkait pimpinan definitif DPRD Provinsi Gorontalo masa jabatan 2024-2029 ini bisa segera ditandatangani,” ujarnya.

Ridwan menambahkan bahwa pimpinan sementara hanya bersifat fasilitatif dan tidak memiliki kewenangan untuk menandatangani keputusan penting, seperti tata tertib dewan. Oleh karena itu, percepatan penetapan pimpinan definitif sangat diharapkan.

“Saat ini tata tertib sudah disusun, tapi pimpinan sementara tidak punya otoritas untuk menandatangani keputusan tersebut. Karena itu, kita butuh pimpinan definitif segera,” lanjutnya.

Ridwan juga mengungkapkan optimismenya bahwa surat dari Mendagri akan segera keluar, bahkan sebelum pengumuman kabinet baru oleh Presiden.

“Setidak-tidaknya sebelum pengumuman kabinet baru, kabinet Prabowo. Sebab kalau lewat tanggal 20, kita mesti tunggu 2 minggu lagi karena Mendagri pasti sibuk dengan situasi baru,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil diskusi dengan pihak Mendagri mengindikasikan bahwa proses penetapan bisa diselesaikan lebih cepat dari prosedur biasa.

“Yang prosedurnya itu 14 hari, mereka bilang paling telat 10 hari,” kata Ridwan.

Meski demikian, Ridwan menyadari bahwa tidak semua proses dapat dipastikan selesai pekan ini.

“Kalau ini belum tentu, tapi harapannya minggu ini sudah beres supaya tugas-tugas pimpinan definitif sudah bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *