WINNET.ID – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja dalam rangka meninjau secara langsung progres lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hj. Ainun Habibie, Sabtu (11/10/25).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan proyek strategis daerah, guna memastikan seluruh pekerjaan konstruksi berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak kerja.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Komisi III menilai bahwa pekerjaan pada bagian lantai dasar masih berjalan sesuai spesifikasi teknis dan progresnya cukup baik. Secara umum, pembangunan RS Ainun Habibie diperkirakan dapat diselesaikan tepat waktu.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie menyampaikan bahwa memang sempat terjadi sedikit keterlambatan, bukan karena kualitas pekerjaan, melainkan karena proses pengecoran yang belum sepenuhnya dilakukan.
“Memang sempat ada sedikit keterlambatan karena bagian tertentu belum dilakukan pengecoran. Namun, berdasarkan perkiraan kami, jika nanti pengecoran dilakukan, keterlambatan hanya akan terjadi pada proses pengeringan cor yang membutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga 21 hari,” jelas Ketua Komisi III.
Selain itu, dari sisi teknis, Komisi III juga menyoroti aspek konstruksi seperti sistem pembuangan limbah, di mana pipa kamar mandi dan wastafel dibuat secara terpisah untuk menjamin standar kesehatan dan keamanan bangunan.
“Kami memastikan bahwa seluruh pekerjaan masih sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Semoga proyek ini berjalan lancar sesuai kontrak dan tahap berikutnya dapat segera dilanjutkan kembali,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen pengawasan, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo akan kembali melakukan kunjungan pada tahap akhir untuk memastikan seluruh pekerjaan pembangunan RS Ainun Habibie rampung tepat waktu dan memenuhi standar mutu yang diharapkan.

















