banner 728x250

Lewat KUR Syariah Fleksi, Pegadaian Sesuaikan Angsuran dengan Siklus Usaha Warga Gorontalo

Pratikno juga menyampaikan bahwa plafon pembiayaan KUR di Pegadaian dapat mencapai hingga Rp50 juta.

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID – PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah Manado memaparkan kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025 di Provinsi Gorontalo, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis syariah. Paparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngobras (Ngobrol Santai) bersama wartawan yang digelar di meeting room Yulia Hotel Gorontalo, Kamis (18/12/2025).

Paparan disampaikan langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor V Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua (SulutTengGo Malut Papua), Pratikno, didampingi Deputi Bisnis Pegadaian Area Gorontalo, Rahmat Hidayat.

Pratikno menjelaskan bahwa Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan yang mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis syariah. Penyaluran KUR di Pegadaian memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dari lembaga keuangan lainnya.

“Salah satu produk yang sangat spesifik dan tidak dimiliki oleh lembaga keuangan lain adalah KUR Fleksi. Ini menjadi benefit tersendiri bagi masyarakat Gorontalo,” ujar Pratikno.

Ia menjelaskan, KUR Fleksi atau KUR berjangka dinilai sangat relevan dengan karakteristik ekonomi masyarakat Provinsi Gorontalo, yang sebagian besar bergerak di sektor pertanian dan perikanan. Skema pembiayaan ini memberikan fleksibilitas waktu angsuran yang disesuaikan dengan siklus usaha.

“Sebagai contoh di sektor pertanian jagung, panen baru dilakukan sekitar tiga bulan. Sebelum panen, kemampuan membayar angsuran tentu belum optimal. Melalui KUR Fleksi, angsuran dapat dilakukan satu kali dalam jangka waktu tersebut,” jelasnya.

Pratikno juga menyampaikan bahwa plafon pembiayaan KUR di Pegadaian dapat mencapai hingga Rp50 juta. Namun, penyalurannya dilakukan secara bertahap atau melalui sistem graduasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui skema pembiayaan tersebut, Pegadaian berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat usaha produktif masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor-sektor unggulan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *