WINNET – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melakukan kunjungan ke DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka persiapan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten/Kota (Mukab/Mukota) Kadin se-Provinsi Gorontalo.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun koordinasi dengan pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo serta sejumlah anggota DPRD, khususnya dalam mendukung kelancaran proses musyawarah Kadin di tingkat kabupaten/kota.
Perwakilan Kadin Indonesia, Hamzah Raharayyan, mengatakan kedatangan pihaknya ke Gorontalo merupakan bagian dari persiapan menuju pelaksanaan musyawarah Kadin kabupaten/kota yang selanjutnya akan bermuara pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin.
“Pertama, kunjungan kami hari ini adalah dalam rangka persiapan musyawarah Kadin kabupaten/kota seluruh Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapat sambutan dari Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.T. Mopili, serta wakil ketua DPRD Sulyanto Pateda serta dua anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara.
Hamzah menyampaikan apresiasi atas sambutan tersebut. Menurutnya, hubungan yang terjalin bukan sekadar hubungan kelembagaan, tetapi juga diperkuat oleh hubungan pertemanan karena sejumlah pimpinan daerah tersebut merupakan alumni KNPI yang pernah menjadi bagian dari jejaring yang sama.
“Kami sangat bersyukur sekali. Padahal urusan ini adalah urusan Kadin, tetapi kebetulan para pimpinan itu alumni KNPI. Kami juga bagian daripada KNPI zaman dulu-dulu. Sehingga pertemanan ini alhamdulillah berlanjut sampai hari ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T. Mopili menyambut baik kunjungan Kadin Indonesia tersebut. Ia menilai keberadaan Kadin memiliki posisi penting dalam membangun ekosistem dunia usaha sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ia mengatakan DPRD Provinsi Gorontalo pada prinsipnya mendukung pelaksanaan Mukab/Mukota Kadin di seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, proses musyawarah harus dapat berlangsung secara demokratis, terbuka, tertib dan tetap mengedepankan kepentingan organisasi serta dunia usaha di daerah.
“Pada prinsipnya kami menyambut baik dan mendukung pelaksanaan musyawarah Kadin kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo. Kami berharap prosesnya berjalan demokratis, tertib dan lancar, sehingga menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa Kadin semakin maju,” ujar Thomas Mopili
Ia juga berharap kepengurusan Kadin yang nantinya terbentuk dapat memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun DPRD dalam merumuskan berbagai langkah strategis untuk mendorong perekonomian daerah.
Menurutnya, tantangan pembangunan ekonomi ke depan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, DPRD dan dunia usaha. Karena itu, Kadin diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi para pelaku usaha, tetapi juga mampu menjadi mitra aktif dalam membuka peluang investasi, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing ekonomi Gorontalo.
“Yang paling penting adalah bagaimana kepengurusan yang terpilih nantinya dapat membangun kolaborasi dengan semua pihak. Dunia usaha harus tumbuh, UMKM harus diperkuat, investasi harus kita dorong, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tambahnya.
Dalam pertemuan itu, Kadin Indonesia juga meminta dukungan DPRD Provinsi Gorontalo agar proses Mukab/Mukota Kadin dapat berlangsung secara demokratis, tertib dan lancar.
Ditambahkan oleh OKK Kadin Indonesia, Andi Nurhadi, dalam sebuah musyawarah sangat mungkin terdapat lebih dari satu kandidat yang maju. Karena itu, diperlukan dukungan seluruh pihak agar proses pemilihan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan Kadin kabupaten/kota yang mampu membawa organisasi semakin maju.
“Kami berharap bantuan dari pimpinan DPRD supaya musyawarah ini berjalan dengan baik, lancar, dan melahirkan pimpinan Kadin kabupaten/kota se-Gorontalo lima tahun ke depan yang baik,” jelasnya.
Ia berharap para pimpinan Kadin yang terpilih nantinya mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Andi, keberadaan Kadin tidak hanya berkaitan dengan dunia usaha, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UKM).
“Harapan kami, musyawarah ini bisa berjalan dengan baik sehingga terpilih para pemimpin yang bisa meningkatkan ekonomi daerah dan dalam prosesnya mengangkat UKM di Kabupaten Gorontalo ataupun pada umumnya Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.
Sementara itu, Hamzah Raharayyan mengatakan dirinya dipercaya oleh Kadin Indonesia untuk turut melaksanakan proses Musyawarah Kabupaten/Kota Kadin di Gorontalo.
Pelaksanaan Mukab/Mukota tersebut diharapkan menjadi tahapan penting dalam menata kembali kepengurusan Kadin di kabupaten/kota sekaligus mempersiapkan proses menuju Musprov Kadin Provinsi Gorontalo.
Dengan kepengurusan baru yang dihasilkan melalui proses musyawarah, Kadin diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo.


















