banner 728x250

Harmonisasi Aturan dan Panduan Gereja GPIG: Menyongsong Masa Depan yang Semakin Berkembang

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID, Provinsi Gorontalo Pembukaan Sidang Sinode Istimewa Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (SSI GPIG) 2023 yang digelar di Gereja GPIG Jemaat Bait ‘El Kota Gorontalo, berlangsung lancar dan sukses.

Acara yang dibuka secara resmi oleh PJ. Gubernur Gorontalo, yang diwakili oleh Asisten 2 Provinsi Gorontalo Ir. Handoyo Sugiarto MM. ini, selain dihadiri oleh seluruh pengurus GPIG dari wilayah 1 hingga wilayah 10 provinsi Gorontalo, juga turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting lain, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr. H. M. Muflih B. Fattah .MM., Walikota Gorontalo, Dr. H. Marten Taha, SE. M.Ec.Dev., serta Ketua Sinode GPIG, Pdt. Alfrets Ronald Oroh S.Th.

Baca juga: Sidang Istimewa Sinode GPIG 2023, Dimulai: Pemerintah Daerah Beri Dukungan Penuh

Dalam laporannya, Ketua Panitia SSI GPIG 2023, Ronny Turangan menjelaskan, sebagaimana esensinya, sidang ini bertujuan untuk untuk merumuskan kembali (merevisi) tatanan dan acuan yang akan menjadi pedoman GPIG dalam melakukan ativitas Gereja di Provinsi Gorontalo. Oleh sebab itu, dia berharap, sidang ini dapat melahirkan keputusan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

GPIG
Ketua Panitia SSI GPIG 2023, Ronny Turangan, saat menyampaikan laporan ketua Panitia.

“Keputusan-keputusannya juga diharapkan akan menjadi tatanan dan aturan terbaik bagi Gereja Protestan Indonesia di Provinsi Gorontalo.” sambung dia.

Ronny juga berharap keputusan-keputusan tercipta dalam sidang ini, berorientasi untuk memuliakan nama Tuhan, serta membantu menciptakan keharmonisan beragama sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 di Provinsi Gorontalo.

“Semoga SSI GPIG 2023 ini akan menjadi tonggak sejarah penting bagi Jemaat Gereja Protestan sebagai bagian dari masyarakat Gorontalo, di mana keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan akan membawa nilai-nilai agama dan semangat persatuan.” pungkas Ronny. (003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *