WINNET.ID GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Oktohari Dalango melaksanakan kegiatan reses perorangan di Desa Bunuto, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato. (24/01/23)
Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Legislator dan Konstituennya, tetapi juga menjadi platform penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada perwakilan mereka di DPRD.
Dengan kehadiran lebih dari 100 orang masyarakat, reses ini mencerminkan partisipasi yang tinggi dari warga setempat. Warga juga dengan antusias menyampaikan berbagai aspirasi yang mereka hadapi dalam bersosialisasi sebagai masyarakat.
Kesempatan ini menjadi peluang berharga bagi politisi Partai Golkar itu, untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat.
Baca juga: Reses AW. Thalib: Lurah Tapa Curhat Tentang Fasilitas Kantor Kelurahan yang Minim!
Salah satu aspirasi utama yang disuarakan oleh masyarakat Desa Bunuto adalah kesulitan dalam memperoleh pupuk dan bibit tanaman. Mereka mengeluhkan bahwa pasokan ini sudah dikuasai oleh para tengkulak, sehingga petani kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan dasar ini.
Mendengar keluhan ini, Oktohari dengan bijak menanggapi bahwa ia tidak hanya akan mengambil sikap untuk menindaklanjutinya ke pihak terkait, termasuk memastikan pasokan bantuan pertanian dapat dinikmati oleh masyarakat.
“Kami tidak terbiasa berjanji, tapi kami selalu berkomitmen untuk membantu masyarakat disaat benar-benar membutuhkan bantuan,” kata Oktohari.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan akan bantuan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa. Menanggapinya, Okto mengakui tentang pentingnya investasi dalam pendidikan sebagai langkah menuju perubahan positif.
“aspirasi yang kami terima sudah kami catat, dan akan kami diupayakan untuk direalisasikan pada anggaran mendatang,” ujarnya.
Baca juga: Reses di Desa Karangetang, Warga Kristiani Aspirasikan Rehab Tempat Ibadah
Keterbukaan dan tanggung jawab Oktohari Dalango tercermin dalam pendekatannya yang tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga memberikan tanggapan konkret.
Melalui reses perorangan ini, Oktohari tidak hanya menjadi pendengar yang baik, tetapi juga menjadi pelaksana yang tanggap. Ia menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat tidak akan terabaikan begitu saja.
“Dengan mengawal setiap langkah dari permintaan hingga realisasi, saya ingin menciptakan siklus positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Komitmen Oktohari terhadap perubahan positif terlihat dalam sikapnya yang tidak hanya berjanji kosong. Hal ini memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pemimpin mereka memiliki visi yang jelas untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. (003)


















