banner 728x250
News  

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Gorontalo Luncurkan Program GPM Sebelum Idul Adha

Aktivitas Jual Beli saat program Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Pemerintah Kota Gorontalo. (Foto : Diskominfo Kota Gorontalo)
banner 120x600
banner 468x60

Winnet.id, Kota Gorontalo – Dalam mengantisipasi perayaan Idul Adha bulan Juni, Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pangan terus bekerja keras untuk membantu warga dengan penyediaan bahan pokok.

Pada umumnya, terjadi peningkatan permintaan yang cukup besar untuk bahan pokok menjelang perayaan hari raya keagamaan, yang berdampak pada kelangkaan barang dan kenaikan harga yang signifikan.

banner 300x250

“Demi mengatasi masalah tersebut, kami telah memulai GPM (Gerakan Pangan Murah) untuk menyelesaikan masalah harga pangan di pasar,” ujar Fitria S. Bagu, Kepala Dinas Pangan Kota Gorontalo, dalam sebuah pernyataan setelah pelaksanaan GPM di kantor Dinas Pangan pada Jumat (7/6/2024).

Fitria menjelaskan bahwa GPM, selain menjadi bagian dari inisiatif pemerintah pusat, juga termasuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Gorontalo untuk mengakhiri siklus kemiskinan di wilayah tersebut.

“Ya, meskipun program GPM ini berasal dari pemerintah pusat, kami di instansi terkait menetapkannya sebagai kegiatan prioritas kami, dengan tujuan memutuskan mata rantai kemiskinan di daerah. Kami yakin bahwa melalui program GPM ini, pemerintah daerah dapat memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka dengan lebih mudah,” kata Fitria.

Bahan-bahan yang dijual di GPM mencakup beras, telur, bawang merah, minyak goreng, rica, bawang putih, gula pasir, tomat, dan daging ayam.

“Untuk Beras 5 kg dibanderol dengan harga antara Rp. 65 ribu hingga Rp. 67 ribu, Telur seharga Rp. 18 ribu untuk sepuluh butir, serta Minyak Goreng seharga Rp. 17 ribu per liter. Harga untuk Rica, Bawang Merah, Bawang Putih, dan Tomat adalah Rp. 12 ribu per 0,25 kg masing-masing. Sedangkan Gula Pasir dijual seharga Rp. 18 ribu per kg dan Daging Ayam seharga Rp. 35 ribu per ekor,” tutup Kadis Pangan.

(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *