WINNET.ID – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Yayasan Pondok Pesantren Al Khairat di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan fasilitas pendidikan serta kualitas bangunan pondok pesantren sebagai bagian dari pengawasan dan perhatian terhadap sektor pendidikan keagamaan.
Dalam kunjungan itu, rombongan Komisi IV melihat langsung kondisi ruang belajar, asrama santri, sarana penunjang pendidikan, hingga infrastruktur bangunan yang digunakan dalam aktivitas belajar mengajar. Sejumlah catatan disampaikan terkait kebutuhan perbaikan dan peningkatan kualitas bangunan agar lebih layak, aman, dan nyaman bagi santri.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Gustam Ismail, menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan berbasis pesantren. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak, sehingga perlu didukung dengan fasilitas yang memadai.
“Kami melihat langsung kondisi bangunan dan fasilitas di Pondok Pesantren Al Khairat. Secara umum masih membutuhkan peningkatan, terutama dari sisi kualitas bangunan dan sarana pendukung. Ini menjadi catatan penting bagi kami di Komisi IV untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujar Gustam Ismail.
Ia menambahkan, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo akan mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan yayasan pengelola pesantren agar kebutuhan fasilitas pendidikan dapat terpenuhi secara bertahap.
“Pesantren tidak hanya mendidik ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Sudah sepatutnya mendapat perhatian serius, khususnya dalam hal kelayakan fasilitas dan keselamatan bangunan,” tambahnya.
Pihak yayasan Pondok Pesantren Al Khairat menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap hasil peninjauan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk dukungan program maupun anggaran, sehingga kualitas sarana pendidikan pesantren di Kabupaten Boalemo dapat terus ditingkatkan.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di Provinsi Gorontalo, khususnya melalui perbaikan fasilitas dan kualitas bangunan pondok pesantren.

















