WINNET.ID – Konflik internal mencuat di tubuh PSSI Gorontalo setelah Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bone Bolango, Ronal Alibasa, secara terbuka melayangkan mosi tidak percaya kepada Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali.
Ronal memprotes keputusan Lahmudin menunjuk Pedro Bau sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab Bone Bolango secara sepihak, tanpa mengacu pada regulasi resmi. “Keputusan ini terlalu dipaksakan dan sarat kepentingan pribadi, apalagi tahun depan akan digelar Kongres PSSI Provinsi Gorontalo. Saya tidak melihat dasar hukum yang jelas,” ujar Ronal, Minggu (10/8).
Ia juga menyoroti latar belakang Pedro Bau yang merupakan Ketua Partai Golkar Bone Bolango, serta mempertanyakan apakah kebijakan serupa diterapkan di Askab lain yang ketuanya separtai dengan Ketua Asprov. Hingga kini, Ronal mengaku belum menerima surat resmi dari PSSI pusat terkait penunjukan tersebut.
Ronal menegaskan masa jabatan pengurus Askab PSSI Bone Bolango baru berakhir pada 2026 dan pergantian seharusnya dilakukan sesuai mekanisme resmi. “Seharusnya periode diselesaikan dulu, baru dilakukan pemilihan. Tapi ini dipotong di tengah jalan tanpa alasan jelas,” katanya.
Ia menilai langkah itu mencederai prinsip demokrasi dan mengingatkan bahwa sepak bola adalah milik publik, bukan alat kepentingan politik. Ronal pun meminta PSSI pusat turun tangan menjaga marwah organisasi serta memastikan aturan ditegakkan.

















