banner 728x250

Desa Terdekat Mayoritas Non Muslim: Warga Desa Maleo Minta Dibangunkan Mesjid

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID, Kabupaten Pohuwato – Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Faisal Rustam, di Desa Maleo, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, berlangsung penuh antusiasme.

Dalam reses tersebut, warga Desa Maleo mengungkapkan aspirasi mereka terkait pembangunan masjid di Dusun 1.

Menurut kepala Desa Maleo, pembangunan masjid ini penting. Sebab banyak warga desa yang ada di dusun 1, harus melaksanakan shalat di Dusun 2, yang jaraknya cukup jauh.

“Sementara desa tetangga dusun 1 adalah mayoritas beragama Nasrani. Oleh karena itu, besar harapan kami, bapak sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo, dapat memperjuangkan anggaran untuk pembangunan masjid ini.” ucap Kepala Desa Maleo.

Selain aspirasi pembangunan masjid, kepala desa juga menagih janji kader partai Nasdem tentang bantuan 50 rumah layak huni, yang pernah dijanjikan oleh petugas partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut.

“Proposalnya telah kami serahkan kepada para petugas partai bapak (Nasdem). Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut terkait hal itu.” lanjut Kepala Desa.

Menjawab aspirasi pertama terkait Mesjid, dengan lugas Faisal Rustam mengiyakan permohonan tersebut, karena memang dalam anggaran aspirasi miliknya di DPRD memang terdapat anggaran untuk pembangunan maupun revitalisasi mesjid.

Namun, terkait permohonan rumah layak huni yang proposalnya sudah diserahkan ke partai, Faisal Rustam menjelaskan bahwa itu bukan dalam kewenangannya untuk mejawabnya. Sebab kehadirannya saat itu adalah sebagai anggota DPRD yang tengah melaksanakan agenda kenegaraan, bukan kepartaian.

Faisal Rustam menegaskan bahwa meskipun dia adalah anggota partai, kegiatan yang dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan di Popayato adalah kegiatan kenegaraan. Oleh karena itu, dia tidak memiliki kewenangan untuk menjawab aspirasi tersebut.

“Terlepas dari saya sebagai anggota partai, kegiatan saya beberapa hari kedepan di Popayato, adalah kegiatan kenegaraan. Bukan acara kepartaian. Olehnya, saya tidak memiliki tupoksi untuk menjawab itu.” tegas Faisal Rustam.

“Untuk bantuan rumah yang ada sama saya, hanyalah untuk beberapa desa yang ada di Pohuwato seperti Sipayo di paguat, torseaje dan Persatuan di Popayato ini. Sebab, untuk program ini syaratnya harus desa kumuh dan miskin ekstrem.” tambahnya.

Meskipun demikian, Faisal Rustam memastikan bahwa dia tidak akan mengabaikan persoalan ini. Dia berjanji akan berusaha untuk mengkonsultasikan masalah ini dengan kader-kader partai Nasdem yang telah menerima proposal tersebut dan akan membicarakan masalah ini dengan Rahmat Gobel untuk memastikannya. (003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *