banner 728x250

Indonesia Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID JAKARTA — Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 Premier Division yang dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.

Penyelenggaraan turnamen tersebut akan dipusatkan di dua kota, yakni Bandung dan Jakarta, dengan sejumlah fasilitas stadion dan lapangan latihan yang telah disiapkan untuk menunjang kebutuhan peserta.

banner 300x250

Di Bandung, pertandingan utama akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat. Sejumlah fasilitas latihan juga disiapkan, di antaranya Stadion ITB, Arcamanik, dan Sidolig. Sementara itu, Stadion Unpad dan Lapangan IPDN Jatinangor disiapkan sebagai fasilitas alternatif.

Adapun di Jakarta, pertandingan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Fasilitas latihan yang disiapkan meliputi Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, serta Lapangan 1 dan 2 Jakarta International Stadium (JIS).

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan kesiapan Jawa Barat menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan. Menurutnya, pengalaman Jawa Barat menjadi bagian dari tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 menjadi modal penting dalam menghadapi ajang internasional tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, menyatakan Jakarta siap memenuhi berbagai standar yang ditetapkan FIFA.

Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek venue dan fasilitas pertandingan, tetapi juga dukungan terhadap mobilisasi peserta, promosi kegiatan, serta layanan transportasi bagi pemain dan ofisial menuju sejumlah destinasi wisata.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri akan terbagi dalam dua divisi. Premier Division akan diselenggarakan di Indonesia, sedangkan Challenge Division dijadwalkan berlangsung di Hong Kong.

Dengan kesiapan infrastruktur, pengalaman penyelenggaraan event sepak bola internasional, serta dukungan pemerintah daerah, Indonesia diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang memenuhi standar internasional sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor olahraga, pariwisata, dan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *