winnet.id, Kota Gorontalo – Anggota DPRD Kota Gorontalo, Rolly Kadullah, menegaskan perlunya memperjuangkan insentif untuk RT-RW di Kota Gorontalo. Penegasan ini disampaikan Rolly, usai mengikuti reses dan studi banding dibeberapa daerah maju, di Indonesia, termasuk Manado dan Bitung.
Sebelumnya, Rolly Kadullah, dalam beberapa kesempatan reses, seringkali menerima keluhan terkait intensif petugas RT-RW, yang terbilang sangat kecil. Bayangkan, setiap tahun, petugas RT-RW di Kota Gorontalo hanya memperoleh insentif sebesar Rp. 225 ribu. Ini berbanding jauh dengan daerah-daerah lain yang pernah dikunjungi Rolly Kadullah, saat melaksanakan studi banding.
“Dalam kunjungan kami ke Kota Manado dan Kota Bitung, kami menemukan perbedaan yang signifikan dalam pembayaran insentif RT-RW.” ungkap Rolly Kadullah, dalam pers rilis yang diterima tim redaksi winnet.id. (12/10/23)
Baca juga: Viral! Anggaran Fantastis Festival Kota Tua: Ini Penjelasan Aleg Kota Gorontalo

Di Kota Manado, kata Rolly, RT-RW menerima insentif sekitar 5 juta rupiah, sedangkan di Kota Bitung, insentif tersebut sekitar 3.5 juta rupiah. Perbandingan ini diakuinya, berbanding jauh dengan apa yang diterima oleh RT-RW di Kota Gorontalo, yang saat ini hanya berkisar Rp 225 ribu per tahun.
Baca juga: Geram! Adhan Dambea Kritik Keras Kebiasaan Buruk DPRD Gorontalo
Melihat kondisi perbandingan yang terbilang sangat berbeda jauh ini, mendorong Anggota DPRD dari Fraksi PPP Kota Gorontalo ini untuk memperjuangkan nasib petugas RT-RW di Kota Gorontalo.
“Saya akan memperjuangkan dan mengusulkan kepada pemerintah, agar mereka (petugas RT-RW) dapat menerima insentif minimal 1.5 juta rupiah sebagai pengakuan atas peran penting mereka sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam urusan administrasi data, pajak, dan sebagainya.” tegas Rolly.
Aleg dari dapil Kecamatan Kota Utara-Kota Timur ini juga menegaskan bahwa isu ini harus diperjuangkannya dalam pembahasan APBD induk tahun 2024. Ia juga berharap pemerintah Kota Gorontalo akan memberikan perhatian serius terhadap insentif RT-RW sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi mereka. (Pers Rilis/004)















