banner 728x250

Musrenbang Kecamatan Kota Selatan Fokus pada Penanganan Sampah dan Banjir

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan terus berlanjut. Pada Rabu (26/2/2025), kegiatan tersebut diselenggarakan di Kecamatan Kota Selatan, yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid.

Dalam sambutannya, Ismail menekankan pentingnya penanganan sampah dan banjir yang menjadi isu utama di wilayah tersebut. Menurutnya, sampah dan banjir memiliki hubungan yang sangat erat, di mana salah satu penyebab banjir adalah saluran air yang tersumbat akibat tumpukan sampah.

“Salah satu pemicu banjir di Kecamatan Kota Selatan beberapa waktu lalu adalah tersumbatnya saluran air di Kelurahan Biawao, tepatnya di kompleks 10 November. Sampah berton-ton menghalangi saluran, yang menyebabkan banjir,” ungkap Ismail. Ia juga mengingatkan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, Anshar, untuk segera mengatasi permasalahan sampah di lokasi tersebut.

“Saya minta agar sampah-sampah di saluran, terutama di 10 November, segera diangkat. Daerah itu sangat rawan karena banyaknya sampah yang menumpuk, baik dari sisi barat maupun utara. Kemarin, saat banjir, sampah yang diangkat mencapai ton-ton,” lanjut Ismail.

Mengingat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, Ismail mengimbau agar penanganan sampah di saluran air dilakukan secara rutin. “Jangan sampai sampah menumpuk dan menyebabkan banjir baru diangkat. Minimal setiap bulan, sampah di 10 November harus diangkat,” tegasnya.

Selain itu, Ismail meminta agar para lurah turut berperan dalam mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi waktu pembuangan sampah yang telah ditetapkan. “Saya berharap para lurah mengingatkan masyarakat agar membuang sampah pada waktu yang tepat. Jangan buang sampah setelah petugas DLH mengangkat sampah pagi-pagi. Sebaiknya, sampah sudah dibuang pada malam hari,” ujarnya.

Dalam upaya penanganan banjir, khususnya di Kecamatan Kota Selatan, Ismail juga menginstruksikan agar dana kelurahan dialokasikan untuk kegiatan pembersihan drainase dan normalisasi sungai, sebagai langkah preventif mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Pelaksanaan Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam merencanakan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat, dengan fokus pada peningkatan kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *