WINNET.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Manaf Abidin Hamzah, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap aspirasi masyarakat. Saat melaksanakan kunjungan reses pada Rabu, 1 Juli 2026, Manaf menerima langsung aduan warga terkait kondisi Jalan L.Palalu, Desa Isimu Raya, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, arah menuju Markas Brimob Isimu.
Jalan tersebut diketahui sudah lama mengalami kerusakan dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama masyarakat yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.
Keluhan itu disampaikan oleh warga setempat, di antaranya Wahidin Ishak dan Helmi Palalu. Keduanya mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara.
Menanggapi aspirasi tersebut, Manaf Abidin Hamzah tidak hanya mencatat keluhan warga sebagai bahan perjuangan di lembaga DPRD. Ia bahkan menyatakan akan membantu perbaikan jalan tersebut menggunakan dana pribadi pada hari senin 06 juli
2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab moral sebagai pejabat publik yang hadir di tengah masyarakat.
“Kalau jalan ini sudah membahayakan masyarakat, maka tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Selama itu bisa kita bantu, insya Allah akan saya bantu. Ini bagian dari tanggung jawab moral saya kepada masyarakat,” ujar Manaf.
Keputusan Manaf untuk turun tangan langsung mendapat respons positif dari warga. Bagi masyarakat, tindakan tersebut menjadi bukti bahwa wakil rakyat bukan hanya hadir untuk mendengar aspirasi, tetapi juga mampu memberi solusi nyata.
Manaf menegaskan, persoalan jalan rusak bukan sekadar urusan infrastruktur. Lebih dari itu, jalan yang layak adalah kebutuhan dasar masyarakat karena berkaitan langsung dengan keselamatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga.
Warga Desa Isimu Raya pun berharap perhatian tersebut dapat segera membawa perubahan, sehingga akses Jalan L.Palalu menuju kawasan Markas Brimob Isimu kembali aman dan nyaman dilalui.
Kunjungan reses ini juga menjadi bukti bahwa ruang pertemuan antara wakil rakyat dan masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap persoalan di tingkat desa benar-benar didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti secara nyata
















