banner 728x250

Satu Kursi, Enam Nama! Bursa Ketua KONI Gorontalo Memanas

banner 120x600
banner 468x60

WINNET – Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo memang masih sekitar enam bulan lagi. Agenda pemilihan Ketua KONI untuk periode lima tahun mendatang diperkirakan baru akan digelar pada Maret 2027.

Namun, meski pertandingan belum dimulai, “pemanasan” sudah terasa.

banner 300x250

Bursa calon Ketua KONI Provinsi Gorontalo mulai ramai diperbincangkan. Sejumlah figur disebut-sebut memiliki peluang dan mulai digadang-gadang untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di organisasi olahraga tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebut sedikitnya enam nama mulai mencuat dalam bursa kandidat.

Mereka adalah Yakub Tangahu, Thomas Mopili, Erwin Ismail, Weni Liputo, dr. Irawan Huntoyungo, dan Jefry Rumampuk.

Masing-masing membawa modal, pengalaman, jaringan dan karakter kepemimpinan yang berbeda. Kondisi ini membuat Musprov KONI Gorontalo 2027 berpotensi menjadi salah satu kontestasi organisasi olahraga paling menarik untuk disimak.

“Siapapun ketua KONI terpilih nanti harus memiliki komitmen membangun olahraga Gorontalo lebih baik dari saat ini, khususnya dalam hal tata kelola organisasi,” ujar salah seorang penggiat olahraga kepada awak media, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, kontestasi Ketua KONI tidak semestinya hanya dilihat dari latar belakang figur. Yang jauh lebih penting adalah visi, misi serta kemampuan calon dalam membangun sistem pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Gorontalo.

“Jangan hanya melihat latar belakang calon ketuanya. Lihat visi dan misinya, serta bagaimana ia mampu mengangkat prestasi olahraga kita ke depan. Pembinaan cabang olahraga dan kepentingan atlet harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Yakub Tangahu menjadi salah satu nama yang cukup diperhitungkan. Ia memiliki pengalaman memimpin KONI Kabupaten Bone Bolango dan saat ini dipercaya sebagai Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Pengalaman tersebut menjadi modal tersendiri bagi Yakub, terutama karena ia telah memahami dinamika organisasi olahraga dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Berikutnya ada Thomas Mopili.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut juga bukan nama asing di dunia olahraga. Thomas tercatat sebagai Ketua POBSI Gorontalo sekaligus Wakil Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Dengan pengalaman organisasi dan posisi strategis yang dimilikinya, nama Thomas pun ikut masuk dalam radar bursa kandidat.

Erwin Ismail juga mulai disebut-sebut.

Figur muda yang dikenal aktif dan penuh gagasan ini saat ini menjabat sebagai Ketua IMI Gorontalo. Energi, kreativitas serta pengalaman organisasinya dinilai dapat menjadi modal apabila dirinya benar-benar masuk dalam pertarungan Musprov.

Nama lain yang mencuat adalah dr. Irawan Huntoyungo.

Mantan Ketua KONI Kabupaten Gorontalo tersebut dikenal memiliki pengalaman dalam mengelola organisasi olahraga. Ia juga pernah memimpin Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Gorontalo.

Irawan dinilai memiliki karakter kepemimpinan yang berani mengambil keputusan dan memiliki perhatian terhadap pembinaan olahraga.

Kemudian ada Weni Liputo.

Mantan Kepala Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo ini memiliki pengalaman panjang di pemerintahan sekaligus memahami persoalan pembinaan olahraga daerah.

Pengalaman lebih dari satu dekade di lingkungan pemerintahan dan olahraga menjadi salah satu kekuatan yang membuat nama Weni ikut diperhitungkan dalam bursa Ketua KONI Gorontalo.

Sementara itu, nama Jefry Rumampuk juga mulai mencuri perhatian.

Jurnalis yang sebelumnya sempat menyatakan diri maju sebagai calon Ketua KONI Kabupaten Gorontalo tersebut kini disebut-sebut berpotensi mencoba peruntungan di level provinsi.

Jika benar maju, Jefry dapat membawa perspektif berbeda dengan menawarkan gagasan perubahan, wajah baru serta pembenahan tata kelola organisasi olahraga.

SIAPA PALING KUAT?

Dengan masih panjangnya waktu menuju Musprov, peta kekuatan keenam figur tersebut belum bisa dipastikan.

Dukungan dari cabang olahraga, KONI kabupaten/kota, hingga pemilik suara dalam Musprov tentu akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akhirnya benar-benar maju dan memenangkan pertarungan.

Bukan tidak mungkin, dalam beberapa bulan ke depan muncul nama baru. Sebaliknya, nama yang saat ini ramai diperbincangkan juga bisa saja memilih tidak ikut bertarung.

Yang pasti, Musprov KONI Gorontalo 2027 mulai menjadi perhatian.

Enam nama telah mencuat. Enam karakter berbeda mulai diperbincangkan. Dan satu kursi Ketua KONI Provinsi Gorontalo akan menjadi rebutan.

Kini pertanyaannya tinggal satu:

Siapa yang benar-benar berani turun gelanggang?

Apakah pengalaman organisasi akan menjadi penentu? Jaringan politik dan olahraga? Atau justru gagasan perubahan dan kemampuan membangun prestasi atlet?

Jawabannya akan terlihat ketika Musprov benar-benar digelar.

Untuk sementara, “pertandingan” memang belum dimulai. Tetapi bursa Ketua KONI Gorontalo 2027 sudah mulai memanas.

Dari Bumi Serambi Madinah, publik olahraga Gorontalo kini tinggal menunggu siapa yang akhirnya benar-benar maju membawa visi besar untuk membangkitkan prestasi olahraga daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *