Winnet.id, Pegadaian Gorontalo – Pegadaian terus mengukuhkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu langkah inovatif yang diambil adalah melalui pengembangan agen-agen Pegadaian, yang tersebar dihampir seluruh wilayah dan pelosok Provinsi Goorntalo.
Selain outlet layanan konvensional, Pegadaian memperlebar jangkauan pelayanannya melalui agen-agen, yang bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan dengan masyarakat, serta lebih memaksimalkan fleksibilitas dalam waktu pelayanan.
Dibandingkan dengan outlet konvensional yang memiliki jam operasional terbatas, agen Pegadaian menawarkan layanan yang tidak terbatas dalam waktu. Agen-agen ini Kapan saja dapat memberikan pelayanan, baik pembayaran, pemasaran, maupun gadai.
“Kalau di outlet layanan konvensional itu kan ada jam pelayanan operasional, dari jam 08.00 sampai jam 03.00 sore. Nah, kalau agen Pegadaian ini, dia layanannya tidak terbatas. Kapan saja melayani pelayanan, baik pembayaran, pemasaran, hingga gadai.” jelas Manager Cabang Pegadaian Gorontalo Sentral, Rizky Octavian. (12/10/23)
Baca juga: Wow! Sukses Bertransformasi, Pegadaian Catat Laba Rp. 3,2 T di Kuartal III/2023
Agen-agen Pegadaian ini sebagian besar merupakan nasabah eksisting yang telah direkrut dan dibranding oleh Pegadaian. Hal ini, kata Rizky,guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat sekitar kediaman atau usaha sang agen.
“Agen-agen kita umumnya memiliki usaha seperti toko, kios, warung, dan sebagainya. Tempat usaha ini kami branding agar masyarakat tahu bahwa di sana tersedia layanan Pegadaian.” ucapnya.
Dijelaskan, terdapat tiga kategori agen, yaitu agen pemasaran, agen pembayaran, dan agen gadai. Untuk agen pemasaran bertanggung jawab untuk memasarkan seluruh produk Pegadaian, sementara agen pembayaran tidak hanya memasarkan produk tetapi juga menerima berbagai jenis pembayaran, seperti perpanjangan surat gadai dan pembayaran angsuran.
Berbeda dengan agen pemasaran dan pembayaran, agen gadai menjadi agen yang memiliki spesifikasi khusus. Rezky menuturkan bahwa agen produk gadai memerlukan kemampuan khusus untuk menaksir harga barang dan emas.

“Saat ini, di CP Gorontalo Sentral, hanya satu agen yang memiliki sertifikasi sebagai agen gadai,Namanya Pak Udin. Beliau saat ini tengah mengikuti diklat di Jakarta. sementara agen lain, yang belum bersertifikasi, cukup memberikan referensi dan bantuan untuk melakukan input kode booking di outlet-outlet Pegadaian.
Adapun tujuan utama kehadiran agen-agen ini adalah untuk memperluas jangkauan Pegadaian ke daerah-daerah yang jauh atau sulit menjangkau outlet konvensional yang tersedia. Hal ini juga, kata Rizky, menjadi bagian dari upaya efisiensi biaya operasional.
“Daripada kita buka outlet baru, mending kita rekrut agen saja.” pungkasnya.
Selain itu, Pegadaian juga memiliki program lain yang diberi nama “Semangat Agen Toko Emas”. Program ini merupakan program hasil kolaborasi pegadaian dengan agen-agen yang memiliki usaha toko emas. Dimana, dalam program ini, Nasabah dapat membeli emas secara angsuran melalui produk “Kredit Angsuran Sistem Gadai (Krasida)” .
“Ketika ada calon nasabah misalnya, mau beli emas di toko emas tersebut, tapi uangnya belum cukup untuk cash, bisa dilakukan pembelian secara angsuran. Nah, angsuran itu lewat produk Krasida Pegadaian,” jelas Rizky.
“Jadi akan dihitung nanti harga cash-nya berapa? terus untuk pembayaran angsuran Krasida-nya berapa? Nah, selisihnya itu, nasabah bayar sebagai uang muka.” tambah dia.
Menariknya, Pegadaian dibulan ini menawarkan penawaran khusus bagi nasabah yang bertransaksi di agen toko emas, berupa cashback sebesar 1.75% dari besaran pinjamannya. Hal ini adalah salah satu upaya Pegadaian dalam memberikan apresiasi kepada nasabah yang memanfaatkan layanan program “Semangat agen toko emas” ini.
Semangat agen toko emas Pegadaian menjadi bukti nyata dari komitmen Pegadaian untuk memberikan layanan yang lebih dekat, fleksibel, dan berkualitas kepada masyarakat, sehingga mereka dapat mengakses berbagai produk dan layanan finansial dengan lebih mudah. (003)

















