banner 728x250

Ance Robot Minta Kadis PUPR Dicopot Gara-gara ini!

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID Gorontalo Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Gorontalo, Ance Robot, meluapkan kemarahannya kepada Kadis PUPR Provinsi Gorontalo. Alasannya, Kepala dinas dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan profesional dalam mengelola pembangunan di Provinsi Gorontalo.

Proyek irigasi di Desa Tolinggula Tengah, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo, menjadi sumbu ledakan kemarahan Ance Robot. Ia menyuarakan ketidakpuasan karena sisa-sisa material proyek dibiarkan berserakan di sekitar lokasi, dan berpotensi mengancam keselamatan warga.

“…. itu selain mengganggu lingkungan, juga sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan!” ucap Ance, tegas. (06/05/24)

Baca juga: Meski Sudah Selesai, Proyek Irigasi di Tolinggula Tuai Kritikan dari Warga Setempat

Menurutnya, Dinas PUPR seharusnya lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam memastikan keamanan dan kebersihan setiap proyek yang dilakukan di Gorontalo. Ance bahkan menegaskan bahwa bila perlu pembayaran proyek oleh Pemerintah dibayar hanya setelah sisa-sisa proyek dibersihkan oleh kontraktor.

“Seharusnya sebelum PHO-nya ditanda tangan, minta pihak kontraktornya untuk membersihkan sisa-sisa materialnya, baru ditanda tangan. bahkan kalau perlu PHO-nya dibatalkan,” harap Ance.

Ance Robot

“Atau memang pihak dinas sengaja membiarkan, itu saya tidak tahu. saat saya konformasi dalam RDP, pihak dinas malah saling melempar tanggung jawab, bikin saya sempat marah,” sambungnya.

Baca jugaPansus Aset Daerah DPRD Provinsi Gorontalo Mulai Lirik Spot Wisata Kuliner Baru, Kaishimaru

Kemarahan Ance tidak berhenti di situ. Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo juga disorotinya karena absen dalam rapat evaluasi yang digelar oleh Komisi 3 DPRD beberapa waktu lalu. Ini membuat Ance merasa bahwa pihak dinas terlalu menganggap remeh peran dan tanggung jawab komisi, terutama terkait berbagai persoalan pembangunan yang sedang mengemuka di Gorontalo.

“Saya tambah kesal, kepala dinasnya  tidak hadir. Hal ini sudah menjadi kebiasaan para kepala-kepala dinas. selalu hanya mengirim utusan, seakan DPRD tidak terlalu penting buat mereka,” kata Ance, geram.

Dengan keras, Ance memberikan ultimatum kepada Dinas PUPR untuk menyelesaikan semua masalah pembangunan, termasuk membersihkan sisa-sisa proyek di Tolinggula. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, ia akan mengambil langkah lebih lanjut dengan melaporkan masalah ini kepada Gubernur Gorontalo dan merekomendasikan pergantian kepala dinas PUPR yang ada saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *