WINNET.ID – Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo menghadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran sejumlah program strategis di bidang pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, Senin (4/5/2026).
Acara yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Gorontalo ini dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus Thomas Mopili, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Ghalib Lahidjun, jajaran Forkopimda, kepala sekolah, guru, serta para siswa.
Rangkaian kegiatan meliputi upacara bendera Hardiknas 2026, amanat pembina upacara oleh Gubernur Gorontalo, peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027, launching Program WISUDA (Wisata QRIS untuk Sekolah Daerah), serta penandatanganan pakta integritas.
Dalam amanatnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan refleksi pribadi bahwa SMA Negeri 3 Kota Gorontalo merupakan tempat dirinya pernah menempuh pendidikan. Hal tersebut menjadi momentum penuh rasa syukur dan kebanggaan bagi dirinya.
Gubernur juga berpesan kepada para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh karena keberhasilan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses, kerja keras, dan ketekunan.
Kepada para guru dan tenaga pendidik, Gusnar menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas hingga fasilitas penunjang seperti toilet. Gubernur juga menegaskan komitmen untuk mencegah segala bentuk bullying dan kekerasan di lingkungan pendidikan agar sekolah menjadi tempat yang aman, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Penegasan kebijakan kepada kepala sekolah meliputi kewajiban menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas toilet sekolah serta mencegah segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus Thomas Mopili menyampaikan bahwa momentum Hardiknas harus menjadi penguat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Ia menegaskan komitmen DPRD Provinsi Gorontalo untuk terus mendukung kebijakan dan program pendidikan yang berpihak pada peningkatan mutu sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. DPRD akan terus mendorong kebijakan yang memastikan akses pendidikan yang merata, berkualitas, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran,” ujar Idrus.
Ia juga mengapresiasi peluncuran program SPMB dan WISUDA sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta literasi keuangan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Hardiknas 2026 semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan inklusif di Provinsi Gorontalo.


















