WINNET.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, melantik Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Rintisan Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba Tingkat Cabang Kabupaten Gorontalo Masa Bakti 2026–2031 di Kantor Kwarcab Pramuka Kabupaten Gorontalo, Minggu (14/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat keterlibatan generasi muda dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kehadiran Saka Anti Narkoba di lingkungan Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan edukasi bagi anggota Pramuka agar menjadi pelopor dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Anti Narkoba Tingkat Cabang Kabupaten Gorontalo, Abd. Karim Engahu, mengatakan ancaman narkoba masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Menurutnya, pembentukan Saka Anti Narkoba bukan sekadar menambah organisasi baru dalam kepramukaan, melainkan menjadi instrumen penting untuk mencetak kader-kader muda yang memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh narkotika. Melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kepramukaan, anggota Saka Anti Narkoba diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba.
“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum dan BNN. Diperlukan keterlibatan aktif generasi muda sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab. Karena itu, kehadiran Saka Anti Narkoba dinilai menjadi sarana strategis untuk memperluas ruang pengabdian anggota Pramuka di tengah masyarakat.
Roman berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan program pembinaan yang kreatif dan inovatif sehingga pesan-pesan pencegahan narkoba dapat diterima dengan baik oleh kalangan pelajar dan pemuda.
“Pramuka tidak hanya mendidik keterampilan dan kepemimpinan, tetapi juga membangun kepedulian sosial. Saka Anti Narkoba harus menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang berkarakter kuat serta mampu menjadi contoh dalam menjauhi penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Ia menambahkan, pembentukan dan pelantikan Saka Anti Narkoba di berbagai daerah menunjukkan semakin kuatnya peran Pramuka sebagai mitra strategis dalam pendidikan karakter dan kampanye anti narkoba.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pembimbing Saka Anti Narkoba Tingkat Daerah Gorontalo yang juga Kepala BNN Provinsi Gorontalo, Brigjen Sri Bardiyati, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan Saka Anti Narkoba tingkat cabang di Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, pembentukan Saka Anti Narkoba hingga ke tingkat kabupaten merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan program P4GN melalui pendekatan pembinaan generasi muda.
“Anggota Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi mitra BNN dalam menyampaikan informasi, edukasi, serta kampanye bahaya narkoba secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang dekat dengan kalangan pelajar dan pemuda, Saka Anti Narkoba diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat terhadap ancaman narkotika,” ujar Sri Bardiyati.
Rangkaian kegiatan pelantikan turut diisi dengan penandatanganan kerja sama antara Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo dan sejumlah pihak. Selain itu, BNN Kabupaten Gorontalo juga menandatangani kerja sama dengan PT Kolaborasi Bareng Butota/Media Siber Butota yang difokuskan pada penguatan publikasi informasi, edukasi masyarakat, serta penyebarluasan kegiatan kepramukaan dan program pencegahan narkoba melalui berbagai platform komunikasi dan media publik.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan kampanye anti narkoba sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang aktif mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan pelantikan tersebut, Kabupaten Gorontalo resmi menambah jajaran kepengurusan Saka Anti Narkoba tingkat cabang sekaligus menegaskan komitmen bersama antara BNN, Gerakan Pramuka, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan bebas narkoba.


















