banner 728x250

Komisi III DPRD Gorontalo Tinjau RS Ainun Habibie, Proyek Rp16,7 Miliar Dipastikan Terus Dikebut

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan/Monitoring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hj. Ainun Habibie, Jumat (23/05/2026), guna meninjau secara langsung progres lanjutan pembangunan rumah sakit tersebut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan proyek strategis daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak kerja, serta target penyelesaian yang telah ditetapkan.

banner 300x250

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Komisi III menilai pembangunan Gedung Rawat Inap Lanjutan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp16.787.988.375 masih berjalan sesuai standar teknis. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Citra Mutiara Bangun Persada.

Secara umum, progres pembangunan dinilai cukup baik dan diperkirakan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan capaian pembangunan RS Ainun Habibie.

“Komisi III ke Rumah Sakit Ainun Habibie ini terkait dengan progres pencapaian pelaksanaan pembangunan yang ada di rumah sakit ini. Alhamdulillah pada tahap ini, melalui DAK kurang lebih Rp16 miliar, pekerjaannya sementara berjalan dan capaiannya sudah mencapai 2,5 persen,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui progres pekerjaan seharusnya dapat lebih tinggi apabila tidak terkendala distribusi material.

“Harusnya sudah lebih karena ada keterlambatan material yang sampai saat ini sebagian masih antre di pelabuhan. Kapal yang mengangkut barang-barang menuju lokasi masih menjadi kendala,” tambahnya.

Selain pembangunan melalui DAK, proyek tersebut juga akan diparalelkan dengan dukungan anggaran dari APBD sekitar Rp10 miliar yang akan digunakan untuk penyelesaian lantai satu gedung.

Menurut Espin, langkah itu dilakukan agar gedung administrasi Rumah Sakit Ainun Habibie dapat segera difungsikan secara optimal.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Ketua Komisi III bersama jajaran anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo yang meninjau langsung kondisi pembangunan di lokasi proyek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *