Sampaikan Orasi Ilmiah, Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, Bawa Isu Kemiskinan dan pengangguran.
WINNET.ID, Provinsi Gorontalo – Sebanyak 128 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGo), penuh khidmat mengikuti serangkaian prosesi Wisuda, di Gedung Grand Palace Convention Center (GPCC), Selasa (26/12/23).
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh semangat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk PJ. Gubernur Ir. Ismail Pakaya M.E. Sekda Kota Gorontalo, Abdu Madjid, Ketua LPTNU Pusat, Prof. H. Ainun Na’im, Ph.D., M.B.A., Ketua PWNU Wilayah Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, M.Pd.I, dan Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Rajak, S.Ip. M.A.
PJ. Gubernur Gorontalo, Ir. Ismail Pakaya M.E, saat didaulat menjadi orator ilmiah, dalam orasinya ia menyinggung isu penting yang tengah menjadi sorotan saat ini terkait kemiskinan di Gorontalo.
“Sejak berdiri, Gorontalo masih menghadapi persoalan kemiskinan. Angka kemiskinan di Gorontalo masih di atas rata-rata nasional. Menurunkan angka kemiskinan bukan tugas mudah, melibatkan peran pemerintah dan masyarakat, termasuk wisudawan hari ini,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa penurunan kemiskinan bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah, melainkan juga memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk wisudawan dan seluruh pihak di UNUGo.
“Mengatasi masalah kemiskinan ini, Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo diharapkan dapat mengambil peran melalui gagasan dan penelitian ilmiah, serta penyediaan sumber daya manusia melalui lulusan-lulusan yang berkualitas,” tambah Pakaya.
Dia juga berharap para wisudawan yang dikukuhkan hari ini dapat menjadi agen perubahan dalam mengatasi polemik kemiskinan serta pengangguran di Gorontalo melalui kontribusi aksi nyata penyediaan lapangan pekerjaan, bukan justru sebaliknya menambah beban jumlah pengangguran.
“Terkahir, Selamat untuk para wisudawan dan wisudawati UNUGo, semoga kesuksesan selalu menyertai kalian semua!” tutup Ismail Pakaya.


















