banner 728x250

Djoni Dalanggo Serap Aspirasi Warga Desa Suka Makmur dalam Reses DPRD Provinsi Gorontalo

banner 120x600
banner 468x60

Winnet, Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Djoni Dalanggo, menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2024-2025 di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Jumat (15/11/2024). Dalam reses tersebut, Djoni yang mewakili Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Boalemo dan Pohuwato) mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat setempat.

Djoni menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan reses ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan dibahas di tingkat parlemen. Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua aspirasi dapat langsung terealisasi.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat tentunya akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan DPRD Provinsi Gorontalo. Namun, perlu diketahui bahwa usulan-usulan tersebut harus melalui proses pembahasan dan disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing Komisi,” ungkap Djoni.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kebutuhan pembangunan tanggul di Desa Suka Makmur yang hingga kini belum terealisasi, meskipun pengukuran sudah dilakukan oleh Balai Sungai. Selain itu, warga juga mengeluhkan kurangnya penerangan jalan desa serta bantuan UMKM yang dianggap tidak tepat sasaran.

“Kami juga menerima aspirasi terkait insentif imam masjid yang dianggap sangat rendah. Saat ini imam hanya menerima 250 ribu per bulan, dan masyarakat berharap insentif ini dapat ditingkatkan,” ujar Djoni menanggapi keluhan masyarakat.

Djoni yang tergabung dalam Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, yang membidangi Iptek dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), menjelaskan bahwa beberapa aspirasi akan menjadi perhatian khusus. Salah satunya adalah pembangunan Taman Pengajian Anak yang hingga kini belum memiliki fasilitas memadai.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperjuangkan aspirasi yang berada dalam kewenangan provinsi, seperti BPJS, pendidikan, dan bantuan sosial. Djoni juga menyoroti pentingnya validasi data melalui sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.

Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, guna mewujudkan pembangunan yang lebih merata di Desa Suka Makmur dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *