banner 728x250

Ghalieb Lahidjun: “Hentikan Pola Lama, Saatnya Pemuda Jadi Agen Perubahan”

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk merancang program pemberdayaan pemuda yang lebih luas dan progresif. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Kerja pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Induk Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Dulohupa DPRD, Minggu (3/8/2025).

Sekretaris Komisi IV, Ghalieb Lahidjun, menyoroti bahwa usulan hibah Dispora masih berkutat pada kegiatan rutin seperti Pramuka dan olahraga, tanpa adanya terobosan signifikan dalam hal pengembangan kapasitas dan pengkaderan pemuda.

“Program seperti ini hanya memperpanjang pola lama yang bersifat seremonial. Tidak ada langkah nyata yang bisa membentuk karakter dan kemandirian pemuda sebagai pelaku aktif pembangunan,” tegas Ghalieb.

Ghalieb menekankan pentingnya mengubah cara pandang dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, pemuda harus diberi ruang untuk terlibat secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Ia juga mendorong agar Dispora lebih terbuka melibatkan organisasi kepemudaan seperti OKP (Organisasi Kepemudaan Pemuda) dan OKPI (Organisasi Kepemudaan Pemuda Indonesia), yang selama ini telah aktif di lapangan.

“Beri ruang seluas-luasnya kepada OKP dan OKPI. Mereka adalah mitra strategis yang seharusnya dilibatkan dalam setiap perumusan dan implementasi program kepemudaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Ghalieb menyatakan Komisi IV siap mengawal alokasi anggaran yang lebih memadai untuk program kepemudaan berbasis pengkaderan dan pelatihan.

“Kami di DPRD siap memastikan anggaran tidak lagi habis untuk kegiatan simbolik. Pemberdayaan pemuda harus menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

Dengan pernyataan tersebut, DPRD Provinsi Gorontalo ingin memastikan bahwa kebijakan anggaran tahun 2026 mampu menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang visioner, terampil, dan siap bersaing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *