Menu

Mode Gelap
Viral! Seorang Wanita Ribut Dengan Pegawai Alfamart Sterilkan Lalu Lintas Saat Kunjungan Wapres RI, Satlantas Gorontalo Kota Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Idul Fitri, Satlantas Polresta Gorontalo Kota Lakukan Pengaman Arus Lalu Lintas Diduga PLN Boroko Tipu dan Bodohi Sejumlah Masyarakat Kaidipang Pengiriman Sampel Batuan Oleh Pihak Bandara Djalaludin, Kabandara : Kami Menjalan Tugas Sesuai SOP

Internasional News · 19 Mei 2021 12:10 WITA ·

Indonesia dan Uzbekistan Segera Membentuk Working Group atau Kelompok Kerjasama Guna Mempercepat Kerjasama Ekonomi Antarkedua Negara.


 Indonesia dan Uzbekistan Segera Membentuk Working Group atau Kelompok Kerjasama Guna Mempercepat Kerjasama Ekonomi Antarkedua Negara. Perbesar

Silahkan di Share Yach

WINNET.ID GORONTALO – Indonesia dan Uzbekistan segera membentuk working group atau kelompok kerja sama guna mempercepat kerja sama ekonomi antarkedua negara.

Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmad Gobel mengatakan, kelompok kerja sama ini akan merinci sektor usaha dan berbagai bidang yang hendak dikerjasamakan. Kedua negara menyadari, berbagai potensi yang dimiliki belum dioptimalkan untuk memberikan manfaat dan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

“Saya kira pembentukan working group merupakan sebuah langkah konkret dari kunjungan selama tiga hari di Uzbekistan,” ujar Gobel dalam pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri (PM) dan Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Uzbekistan, Umurzakov Sardor Uktamovich di Tashkent, Uzbekistan, Selasa (18/5).  

Pernyataan Gobel tersebut merupakan respons terhadap pernyataan Deputi PM Umurzakov agar Indonesia dan Uzbekistan segera membentuk working group lengkap dengan rencana bisnis dan jadwal pelaksanaan.

Kelompok kerja yang dimaksud, kata Umurzakov, terdiri atas pejabat Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan sejumlah lembaga terkait. Kelompok Kerja akan menyusun sektor dan bidang usaha yang perlu dikerjasamakan, membuat perencanaan, lengkap dengan target yang hendak dicapai dan jadwal kegiatan.

“Potensi Indonesia dan Uzbekistan sangat besar. Selain punya kesamaan agama, kedua negara juga memiliki potensi ekonomi yang besar,” kata Deputi PM Uzbekistan itu.

Tanpa ada langkah konkret, potensi besar negara, yang baru sedikit dieksploitasi, akan tetap menjadi potensi.

Merespons semangat berapi-api dari Umurzakov, Gobel berjanji untuk segera menindaklanjuti pembentukan working group setiba di Jakarta.

“Saya akan berbicara dengan Menteri Perdagangan Indonesia. Kementerian mana yang dilibatkan akan ditentukan bersama,” tegas Legislator NasDem itu.

Di bidang perdagangan, Uzbekistan masih surplus hingga saat ini, kecuali kuartal pertama 2021 karena Uzbekistan belum mengekspor sesuatu ke Indonesia. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia selalu defisit terhadap Uzbekistan.  

Neraca perdagangan kedua negara, kata Gobel, perlu diseimbangkan. Besarnya impor Indonesia dari negara berpenduduk 34,2 juta itu disebabkan oleh impor bahan baku pupuk yang mencapai lebih dari 60%.

“Ketergantungan impor bahan baku pupuk akan tetap besar di Indonesia. Impor bahan pupuk akan memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uzbekistan,” kata wakil rakyat dari dapil Gorontalo itu.

Pada 2020, impor Indonesia dari Uzbekistan sebesar US$18,16 juta. Dari jumlah itu, sebanyak US$12,27 juta atau 66% adalah bahan baku untuk fertilizers atau bahan baku untuk pupuk.

Gobel mengatakan, Indonesia menghasilkan banyak produk agribisnis daerah tropis, di antaranya kopi, pisang, karet, dan crude palm oil (CPO). Ke depan, peningkatan penggunaan energi terbarukan berdampak positif terhadap CPO sebagai salah satu bahan bakar biofuel yang cukup efisien.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Yeyen Sidiki Angkat Ekonomi Masyarakat Bone Bolango Melalui UEP dan PEKKA

26 September 2023 - 18:03 WITA

Tajuk! Pengabdian Masyarakat: Desa Tolinggula Tengah, Ramah Mahasiswa “Pengabdi”

25 September 2023 - 20:30 WITA

Keren! Yeyen Sidiki Salurkan 10 Unit Motor Box Sayur, Gratis! Kepada Masyarakat Gorontalo

25 September 2023 - 17:02 WITA

Geram! Adhan Dambea Kritik Keras Kebiasaan Buruk DPRD Gorontalo

25 September 2023 - 13:01 WITA

TAJUK! Konflik Pohuwato: “Pemerintah Seharusnya lebih objektif menyikapi permasalahan Masyarakat Lokal”

24 September 2023 - 21:22 WITA

Revitalisasi Regulasi Izin Usaha: Dunia Bisnis di Gorontalo Semakin Mudah

23 September 2023 - 19:33 WITA

Trending di Daerah