WINNET.ID – Program PEKKA bertujuan untuk memberdayakan janda-janda dan lansia Produktif, dalam meningkatkan perekonomian rumah tangga, ditengah situasi krisis global.
Telaga Biru, Gorontalo – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Telaga Biru, dalam rangka memberikan bimbingan teknis terkait Program Bantuan Sosial Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Selasa (04/07/23).
Dalam kegiatan itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, dalam kata pengantarnya menyampaikan, bahwa bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) khusus untuk Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) ini, ditujukan kepada perempuan-perempuan berstatus janda dan lansia produktif.
“Program ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan, khususnya janda-janda dan lansia Produktif, dalam meningkatkan perekonomian rumah tangga ditengah situasi krisis global seperti saat ini,” ucap Espin Tulie.
Dirinya juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi dan menekan dampak krisis global, dengan meningkatkan perekonomian rumah tangga melalui bantuan usaha.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan perempuan kepala keluarga dapat memiliki sumber penghasilan tambahan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Espin Tulie tidak lupa memberikan pesan penting kepada warga yang memperoleh bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan PEKKA secara bersamaan, untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan tidak disalahgunakan.
“Jangan lupa juga bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan. Dan yang paling terpenting, bantuan-bantuan yang disalurkan pemerintah ini tidak dipergunakan untuk sesuatu yang konsumtif dan tidak memberikan dampak peningkatan ekonomi.” imbuh Politisi Partai PDI-Perjuangan ini.
Espin juga memastikan, program bantuan sosial pemberdayaan masyarakat ini akan digalakkan dan diadakan setiap tahun oleh Pemerintah Daerah.
“Oleh karena itu, bagi yang belum berkesempatan memperoleh bantuan ini, kami berharap dapat bersabar dalam menunggu giliran.” harap Espin.
Dalam penutupnya, Espin Tulie menghimbau kepada warga untuk memastikan diri telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang tidak lain merupakan kunci utama dalam memperoleh bantuan ini.
“Dengan terdaftar dalam DTKS, bapak ibu dapat lebih mudah diakomodir dalam bantuan sosial, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.” tutup Espin. (004/ilam)

















