banner 728x250

Kunjungi SMK 3 Paguyaman: Pagar Sekolah Jadi Keluhan

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID, SMK 3 Paguyaman – Wakil Ketua Komisi 4 bidang Kesejahteraan Sosial dan IPTEK, DPRD Provinsi Gorontalo, Nikma Tahir, didampingi anggota Komisi, Nani Mbuiinga dan Sri Masri Sumuri, melakukan kunjungan kerja ke SMK 3 Paguyaman, Kabupaten Boalemo, pada Selasa (28/11/23).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memahami secara langsung kondisi pendidikan di sekolah tersebut, untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang tantangan dan peluang selama proses pembelajaran, berharap dapat mengidentifikasi potensi perbaikan.

Kehadiran ini mencerminkan komitmen Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo terhadap peningkatan kualitas Pendidikan di Kabupaten Boalemo.

Evaluasi awal menunjukkan bahwa proses belajar mengajar di SMK 3 Paguyaman berlangsung dengan lancar tanpa kendala signifikan.

Baca juga: Ketua Komisi 4 DPRD Gorontalo Pantau Kondisi Terkini SMA N 4 Pasca Kebakaran

“Ini merupakan berita baik, mengingat pentingnya kelancaran ini dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.” ujar Nikma Tahir, kepada awak media.

Namun, tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Dalam kunjungan ini, komisi 4 memperoleh keluhan terkait insfraksruktur pendukung pembelajaran.

SMK 3 Paguyaman

“Salah satu keluhan yang muncul berkaitan dengan pengamanan lingkungan sekolah, yaitu pagar sekolah.” terang politisi Partai Golkar ini.

“Mengingat pentingnya rasa aman dalam mendukung proses pembelajaran, ini tentu juga akan menjadi perhatian kami di komisi 4.” sambungnya.

Baca juga: Tolak Klaim Asuransi Jiwa Warga Kabgor, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo ‘Dirujak’ Komisi 4

Dari hasil pengamatan langsung komisi 4, progress pembangunan pagar sekolah SMK 3 diperkirakan baru mencapai 65%.

Parahnya, saat kunjungan itu, pihak komisi 4 tidak melihat aktifitas dari kontraktor penanggung jawab. Kondisi ini membuat komisi 4 mempertanyakan profesionalisme kontraktor.

“Kita akan mengevaluasi ini, dan akan memberikan perhatian serius, sebab infrastruktur (pagar) ini memberikan peran penting terhadap penyelenggaraan pendidikan.” tegasnya.

Himbauan juga diberikan kepada kontraktor untuk bersikap profesional dan memprioritaskan penyelesaian pembangunan sebelum akhir tahun 2023, sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *