Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahDPRD Provinsi GorontaloInfo DesaNewsProvinsi GorontaloSeputar Parlemen

Dinilai Tepat Sasaran, Kawasan Pengembangan Cabe Kelompok Tani At Taubah, di Desa Bolihuangga, Peroleh Perhatian Khusus Komisi 2 DPRD Provinsi Gorontalo

154
×

Dinilai Tepat Sasaran, Kawasan Pengembangan Cabe Kelompok Tani At Taubah, di Desa Bolihuangga, Peroleh Perhatian Khusus Komisi 2 DPRD Provinsi Gorontalo

Sebarkan artikel ini
STQH
Ketua Komisi 4, Hamid Kuna (batik coklat) bersama PJ. Gubernur, Ismai Pakaya (Jas Coklat), saat menghadiri pembukaan STQH, di Gedung Aula Asrama Haji Provinsi Gorontalo. (Foto Istimewa: Frengki Adam/humas Protokol)

WINNET.ID – Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Lokasi Kawasan Pengembangan Cabe Kelompok Tani At Taubah, di Desa Bolihuangga, Limboto.


Limboto, Kabupaten GorontaloPimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan monitoring pengembangan kawasan cabe di Kelompok Tani At Taubah, yang terletak di Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Selasa (11/07/23).

Kunjungan kerja ini di koordinatori langsung oleh Wakil Ketua 1, DPRD Provinsi Gorontalo, Kris Wartabone, Ketua Komisi 2, Venny Anwar, serta didampingi Koordinator Penyuluh BPP Limboto, Hapsa Palilati S.Ap.

Monitoring
Monitoring program ketahanan pangan Provinsi Gorontalo, di Desa Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. (foto Istimewa: Ferdy Igrisa/humas Protokol)

Adapun esensi kunjungan ini adalah dalam rangka memastikan keberhasilan program pengembangan kawasan cabe, yang tidak lain merupakan program inisiatif pemerintah daerah provinsi Gorontalo, dalam menciptakan stabilitas harga pangan, khususnya cabe, ditingkat pengecer, penjual, maupun pembeli.

Dalam kesempatan wawancara disela kegiatan, Sekretaris Komisi 2, Warsito Sumawiyono, menjelaskan, kegiatan ini tidak semata berfokus pada perkembangan tanaman cabe, tetapi juga pada aspek teknis penanaman yang baik dan benar, termasuk upaya pemberantasan hama.

“Jadi, penanaman ini diliputi tehnik perawatan yang sangat intens dan berkualitas, terutama dalam hal mencegah serangan hama.” ungkap Warsito Sumawiyono.

Demikian pula Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Gorontalo, Venny Anwar, yang ditemui usai kunjungan, memberikan penjelasan hasil pengamatannya. Menurut dia, program sangat sudah sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam merealisasikan stabilitas pangan, khususnya komuditi cabe, di Gorontalo.

“Bantuan ini sudah sangat tepat sasaran. Oleh karena itu, saya berharap, program-program untuk kelompok tani seperti ini, dapat terus ditingkatkan. Tujuannya apa? Tujuannya agar dapat meningkatkan produksi dan kualitas cabe yang dihasilkan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi untuk mencapai stabilitas harga cabe di pasaran.” ujar Venny Rosdiana Anwar.

Disela kunjungan itu juga, bendahara Kelompok Tani At Taubah, Moni Lamasika, mengungkapkan harapannya kepada pimpinan dan anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Gorontalo. Dirinya berharap, kedepannya kelompok tani di Desa Bolihuangga dapat lebih intens dalam memperoleh bantuan dari pemerintah daerah.

“Khusunya bantuan multifungsi alat pertanian (multifator), alat konstruksi (alkon), peralatan irigasi (exprai), serta bibit buah-buahan dan sayur-sayuran.” ucapnya kepada ketua Komisi 2, Venny Rosdiana Anwar.

Diharapkan dengan adanya monitoring secara langsung oleh Pimpinan dan Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Gorontalo, pengembangan kawasan cabe di Gorontalo dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi kelompok tani serta masyarakat setempat. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mencapai stabilitas harga pangan yang berkelanjutan, di Provinsi Gorontalo. (004/ilam)

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *