Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Program 5 (Lima) Hari Sekolah, Resmi Diterapkan Hari ini: Ketua Komisi 4, Beri Penguatan Muatan Program Baru ini

106
×

Program 5 (Lima) Hari Sekolah, Resmi Diterapkan Hari ini: Ketua Komisi 4, Beri Penguatan Muatan Program Baru ini

Sebarkan artikel ini

WINNET.ID – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamid Kuna, Menghadiri dan Memberikan Sambutan pada Pelaksanaan Launching Program 5 Hari Sekolah di Provinsi Gorontalo.


Telaga, Kabupaten Gorontalo Hari ini, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamid Kuna, hadir dan memberikan sambutan pada acara pelaksanaan launching program 5 hari skolah di satuan pendidikan tingkat SMA/SMK/SLB se-Provinsi Gorontalo. Acara ini merupakan tonggak penting dalam perubahan sistem pendidikan di wilayah Provinsi Gorontalo untuk tahun ajaran 2023/2024.

Dalam penyampaiannya, Hamid Kuna menjelaskan, Program ini, telah lama menjadi keinginan dan aspirasi para guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa di Provinsi Gorontalo, yang menginginkan fleksibilitas waktu, sama dengan yang diterapkan ditingkat pendidikan dasar (SD) dan pendidikan menengah pertama (SMP), yang telah lebih dulu menerapkannya.Program 5 Hari Sekolah

Selain alasan perbedaan jam kerja dengan guru dan kepala sekolah ditingkat SD dan SMP, permintaan untuk menerapkan program ini juga didasarkan pada keinginan orang tua siswa.

“Hal ini berkaitan dengan kesulitan anak-anak mereka dalam keikutsertaan libur keluarga, karena alasan perbedaan waktu sekolah dengan adik-adik mereka yang duduk dibangku sekolah dasar dan menengah pertama, yang hanya memiliki 5 hari sekolah.” jelas Hamid, dalam sambutannya. (10/07/23)

Salah satu alasan belum dilaksanakannya program ini di Gorontalo sejak ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan 6 tahun yang lalu, menurut penjelasan Hamid, salah satu alasannya adalah karena masih dalam proses penyusunan pola dan sistem yang tepat, untuk pelaksanaan program ini.

“Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi semua pihak yang terlibat.” tegas Hamid.

Program 5 Hari Sekolah

“Adapun Kekurangan hari masuk sekolah, akan diimbangi dengan memperpanjang jam pelajaran dari yang sebelumnya hanya sampai pada Pukul 14.00 WITA, menjadi pukul 16.00 WITA.” ungkap Hamid.

Menyikapi itu, Hamid Kuna meminta pihak sekolah perlu memperhatikan waktu istirahat dan makan anak-anak, yang juga menjadi indikator penting dalam implementasi program ini.

Hamid secara tegas meminta pihak sekolah memastikan kualitas dan kebersihan makanan yang disediakan di kantin sekolah. Hamid Kuna juga menyatakan, pihaknya (Komisi 4) juga akan melakukan peninjauan langsung kondisi kantin-kantin yang ada di sekolah-sekolah, untuk memastikan ketersediaan makanan yang sehat dan higienis.

Hamid berharap, perubahan sistem ini dapat diadaptasi oleh ekosistem sekolah. Sebab, menurutnya , dengan direalisasikannya program ini, guru-guru dan Kepala Sekolah dianggap telah siap menghadapi berbagai perubahan dalam proses pembelajaran.

Program 5 Hari Sekolah

“Hal ini mencakup penyesuaian jadwal, fasilitas, dan pengaturan lainnya yang diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan kondusif bagi siswa.” ujar Politisi Partai Hanura itu.

Resmi Diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo pada hari ini, Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua.

“Dengan adanya perubahan ini, diharapkan pendidikan di Provinsi Gorontalo dapat lebih berkualitas dan sejajar dengan standar nasional.” tutup Hamid. (004/ilam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *