WINNET.ID GORONTALO – Tanggapan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yuriko Kamaru, terhadap laporan pertanggungjawaban Gubernur tahun 2023, sepertinya memang perlu dikaji dan diskusikan bersama oleh seluruh elemen.
Dalam menanggapi paparan yang disampaikan oleh pejabat Gubernur, dalam Paripurna, Senin (04/03/24), Yuriko Kamaru menyoroti beberapa poin penting yang mungkin disarankan untuk menjadi perhatian serius pemerintah.
Salah satu poin yang menjadi sorotan Yuriko Kamaru adalah terkait dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan peningkatan minat dan lama sekolah, justru diiringi dengan meningkatnya tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Gorontalo.
“Dalam paparan yang disampaikan oleh Gubernur, tercatat bahwa meskipun terjadi peningkatan IPM dan rata-rata lama sekolah, namun tingkat pengangguran terbuka mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” sanggah Yuriko.
Baca Juga: Masjid Raya Provinsi Sepertinya Masih Menjadi Angan
Pertanyaan yang muncul dari tanggapan Yuriko Kamaru adalah mengapa peningkatan IPM dan pendidikan tidak dibarengi dengan ketersediaan lapangan kerja yang memadai.
“Meskipun terjadi peningkatan dalam hal IPM dan pendidikan, namun ketersediaan lapangan kerja masih menjadi persoalan yang terus dihadapi oleh masyarakat Provinsi Gorontalo. Tentu saja hal ini menjadi kontradiksi yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi ini menjadi tanggung jawab bersama bagi gubernur dan seluruh elemen pemerintahan untuk mencari solusi guna mengatasi angka pengangguran yang masih cukup tinggi di Provinsi Gorontalo.

“Perubahan positif yang diharapkan tidak hanya dalam hal peningkatan IPM dan pendidikan, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai bagi masyarakat,” ujar Politisi Nasdem ini.
Oleh sebab itu, bagi Yuriko, mencari solusi yang tepat menjadi satu poin penting. Ia berharap, memerintah dapat menemukan indikator yang mampu menjadikan beberapa elemen tersebut, tidak lagi bertolak belakang atau kontradiktif.
“Diperlukan kerjasama dan koordinasi yang baik antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan ini. Penyelesaian yang efektif akan membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo secara keseluruhan,” pungkasnya.
Baca juga: Aleg Golkar Kritik Netralitas ASN dalam Pemilu 2024
Tanggapan Yuriko Kamaru terhadap laporan pertanggungjawaban Gubernur Provinsi Gorontalo tahun 2023 menggambarkan kesadaran akan pentingnya evaluasi dan peningkatan kinerja pemerintah dalam mengatasi permasalahan pengangguran yang dihadapi oleh masyarakat.
Kontradiksi antara peningkatan IPM dan pendidikan dengan tingkat pengangguran terbuka, menjadi titik perhatian yang perlu dipecahkan melalui langkah-langkah konkret dan terukur.
Tanggapan Yuriko Kamaru bukanlah sekadar kritik, tetapi juga menjadi panggilan untuk melakukan perubahan nyata demi kemajuan Provinsi Gorontalo.
Harapannya adalah agar evaluasi tersebut tidak hanya menjadi wacana, tetapi diikuti dengan tindakan konkret yang mampu membawa perubahan yang positif bagi masyarakat provinsi Gorontalo.

















