Winnet.id, DPRD Provinsi Gorontalo – Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo telah menyatakan dukungan penuh mereka terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Dukungan ini mencakup bantuan alat-alat dan anggaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan, termasuk majelis taklim.
Bantuan ini disalurkan melalui dana pokok pikiran (Pokir) yang dianggarkan oleh tiap-tiap anggota DPRD. Penyaluran anggaran Pokir tersebut beragam, dengan beberapa anggota mengalokasikan dana untuk pembangunan infrastruktur daerah, bantuan sosial, panti asuhan, dan bahkan bantuan untuk kegiatan keagamaan seperti majelis taklim.
Sebagai contoh, wakil ketua Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo, Nikma Tahir, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja untuk mengawasi penyaluran bantuan kepada wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat, yakni majelis taklim Wiya, di Desa Imbodu, Kabupaten Pohuwato. (10/10)
Dalam kunjungan tersebut, Nikma Tahir menjelaskan bahwa tujuan mereka bukan hanya mengevaluasi bantuan, melainkan juga memberikan dorongan dan motivasi kepada pengurus dan anggota majelis taklim untuk terus mengembangkan pemahaman tentang agama.
Baca juga: Petani Sawah di Bone Bolango Terancam Gagal Panen: Irwan Mamesah Tawarkan Solusi Kepada Pemerintah
Nikma Tahir sendiri menyatakan dukungan kuatnya terhadap kegiatan majelis taklim, menganggapnya sebagai aktivitas penting untuk belajar tentang ilmu agama di berbagai tingkat usia.
Menurut Nikma Tahir, memberikan perhatian khusus dan fasilitas untuk majelis taklim adalah bagian dari ibadah yang berbuah pahala.

“Sebagaimana yang kita tahu kan? majelis taklim adalah aktivitas belajar tentang ilmu agama baik pengkajian maupun pengajian diberbagai tingkat usia. Tentunya, sebagai seorang muslim, saya secara pribadi sangat mendukung kegiatan ini,” jelas Nikma.
Salah satu kebanggaan Nikma Tahir sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo dapil Pohuwato adalah kompetitivitas masyarakat di daerah pilihannya tersebut, dalam hal majelis ilmu agama, seperti majelis taklim. Ia merasa senang melihat ibu-ibu majelis taklim bersaing dalam meningkatkan ketakwaan melalui majelis tersebut, yang kini menjadi salah satu tradisi turun temurun di daerah tersebut.
Baca juga: Milad TPQ Al-Muttaqien: Adhan Dambea Salurkan Dana Santunan Rp. 30 Juta Rupiah
“Di Pohuwato ini, ibu-ibu majelis taklim saling berlomba dan saling bersaing dalam meningkatkan ketakwaan melalui majelis ini. Ini sudah turun temurun sejak dulu.” ujar Srikandi Partai Golkar ini.
“Bahkan, saking antusiasnya masyarakat dalam bermajelis, dalam 1 desa saja, itu bisa 3 kelompok majelis taklim. Ini menandakan bahwa masyarakat Pohuwato sangat haus akan ilmu agama. Ini yang kita dukung.” sambung dia.
Selain itu, kegiatan majelis taklim ini juga kata Nikma, dapat mempererat ukhuwah islamiah antara anggota majelis taklim. Ini juga yang didukung DPRD.
“Sehingga, menyentuh mereka dengan bantuan-bantuan, membuat kami senang,” tegasnya.
Dukungan DPRD Provinsi Gorontalo terhadap majelis taklim adalah contoh konkret bagaimana pemerintah setempat mendukung aktivitas keagamaan dan terus mendorong perkembangan pemahaman agama di kalangan masyarakat. Ini juga mencerminkan semangat masyarakat Pohuwato yang haus akan ilmu agama dan antusiasme dalam bermajelis. (004)


















