Winnet.id, PT Pegadaian – Pegadaian Syariah terus menghadirkan solusi keuangan inovatif untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM), salah satunya program Pinjaman Usaha Syariah ARUM BPKB.
Program ARUM BPKB Pegadaian Syariah ini memiliki dua pilihan katergori, yaitu untuk pengusaha dan pegawai/karyawan swasta.
Untuk pengusaha, salah satu syaratnya adalah mereka harus memiliki usaha yang telah berjalan minimal selama satu tahun. Sementara untuk pegawai/karyawan swasta, syaratnya adalah memiliki masa kerja minimal selama satu tahun.
Adapun besaran pinjaman dalam program ARUM BPKB Pegadaian Syariah ini, ditentukan berdasarkan nilai jaminan BPKB kendaraan bermotor dan agunan yang digunakan.
“Kami menilai nilai kendaraan, misalnya sebuah motor dengan nilai pasaran sekitar 15 jutaan, maka kami akan cairkan sekitar 70% dari nilai harga kendaraan tersebut. Khusus untuk pengusaha, kami juga mempertimbangkan kemampuan bayar dan pendapatan usahanya,” jelas Manager Non Gadai Pegadaian Syariah cabang Gorontalo, Yulianto Hunowu.
“Misalnya, seorang pengusaha mungkin mampu membayar angsuran sekitar Rp. 5 juta, tetapi usahanya mampu menghasilkan laba bersih sekitar Rp. 10 juta. Kami akan mempertimbangkan angka terkecil di antara kedua nilai ini.” tambahnya.
Selain kemampuan bayar dan nilai kendaraan, usia kendaraan juga menjadi faktor penentu dalam menilai jumlah pinjaman. Semakin lama usia kendaraan, semakin sedikit pinjaman yang dapat diberikan. Yulianto menekankan pentingnya mengambil langkah-langkah pencegahan dalam program ini untuk menghindari risiko dan memastikan keselamatan investasi.
“Karena kan resiko, yaa? misalnya kendaraannya mungkin bisa dapat cuma Rp. 5 juta, terus macet disaat baru beberapa bulan angsuran, lalu dieksekusi jaminannya, terus kita jual, ini tidak akan menutupi pinjamannya. Makanya kita ambil angka terkecilnya, guna mengantisipasi resiko itu.” Tegas Yulianto.
Program ARUM BPKB Pegadaian Syariah adalah salah satu solusi keuangan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi para pelaku usaha dan pegawai swasta yang membutuhkan dukungan modal untuk pertumbuhan usaha mereka. (004)















